Tertabrak Kereta, Minibus Terbalik di Jagakarsa

Kompas.com - 14/08/2013, 16:55 WIB
Mobil Toyota Avanza terbalik setelah tertabrak kereta api di bawah flyover Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2013) sekiar pukul 16.00. TRIBUNNEWS.COM/DOMU D AMBARITAMobil Toyota Avanza terbalik setelah tertabrak kereta api di bawah flyover Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2013) sekiar pukul 16.00.
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah mobil minibus Toyota Avanza bernomor polisi B 1423 TQ tertabrak kereta listrik di bawah flyover Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2013) sekitar pukul 16.00. Empat penumpangnya mengalami luka-luka.

Kanit Laka Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Sigit Purwanto mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika mobil itu melintas dari arah Depok dan hendak berbelok ke kanan menuju Kampung Rambutan. Karena kurang hati-hati, tepat di perlintasan kereta api, mobil terserempet kereta yang berjalan dari arah Jakarta menuju Bogor.

Karena tertabrak kereta yang melaju kencang, mobil tersebut terseret sekitar lima meter dari jalan. Mobil kemudian terlempar ke bahu rel dan terbalik. Kaca-kaca mobil hancur, bahkan roda berikut as sebelah kiri terlepas.

Sigit mengatakan, keempat korban sudah dilarikan ke RS Pasar Rebo untuk mendapatkan pertolongan. "Jumlah korban empat orang, mengalami luka, dirawat di RS Pasar Rebo atas nama Dedi Indrayadi (46), pengemudi, Dani Kurniawan (33), Mansyur (35), dan Hendrik (32)," kata Sigit.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X