Surat Keterangan dari Polisi Tak Bisa untuk Beli Tiket KA

Kompas.com - 14/08/2013, 19:58 WIB
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan surat keterangan kehilangan dari kepolisian sebagai pengganti kartu identitas untuk mendapatkan tiket kereta api jarak jauh merupakan salah satu modus calo. PT KAI pun memutuskan, bahwa mulai Rabu (14/8/2013), surat keterangan kehilangan dari kepolisian tak bisa lagi dijadikan pengganti identitas untuk membeli tiket.

"Peraturan ini diterapkan untuk memersempit ruang gerak calo, yang selalu mencari celah untuk menjual tiket dengan meraup keuntungan," kata Kepala Humas Daop 1 Kereta Api Indonesia, Sukendar Mulya, Rabu (14/8/2013) siang.

Mengenai modus calo tersebut, Sukendar mengatakan, "Jadi pembeli akan menggunakan tiket dan Surat Keterangan kehilangan dari kepolisian itu saat diperiksa petugas pemeriksa tiket Kereta Api, dengan alasan bahwa baru saja kecopetan atau dompet berisi KTP hilang."

Aksi calo yang menggunakan modus tersebut terungkap pada Rabu (7/8/2013). Saat itu, seorang calo bernama Sukimin (40) ditangkap karena menjual tiket jurusan Malang, Jawa Timur kepada calon penumpang dengan harga Rp 250.000 atau Rp 120.000 lebih mahal dari harga resmi.

Setelah diselidiki, Sukimin ternyata mendapatkan tiket dengan menggunakan surat keterangan kehilangan dari kepolisian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Warta Kota
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X