Kompas.com - 16/08/2013, 10:13 WIB
Joko Widodo kembali menilik perbaikan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (15/8/2013). Untuk ke sekian kali Gubernur DKI Jakarta itu berkeliling mengenakan stelan kemeja putih dan celana hitam. KOMPAS.com/Estu SuryowatiJoko Widodo kembali menilik perbaikan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (15/8/2013). Untuk ke sekian kali Gubernur DKI Jakarta itu berkeliling mengenakan stelan kemeja putih dan celana hitam.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah lokasi binaan bagi pedagang kaki lima di Jakarta. Desember 2013, relokasi PKL diharapkan sudah selesai.

Jokowi mengatakan, terdapat 20 lokasi binaan para PKL. Hingga saat ini, ketersediaan lokasi binaan tersebut masih dalam tahap lelang.

"Di beberapa titik sudah dimulai (lelangnya). (Targetnya) akhir Desember (tahun 2013). Setelah itu pasti rampung dong," ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta, Kamis (15/8/2013).

Adapun, sistem relokasi para pedagang kaki lima tersebut, kata Jokowi, sama dengan proses relokasi pedagang ke Blok G Pasar Tanah Abang. Yakni dengan pendaftaran pertama, verifikasi data serta yang terakhir undian untuk penempatan tempat usaha.

Berikut, 20 lokasi binaan PKL di 5 wilayah DKI:
?
Wilayah Jakarta Utara:
1.  Lokasi Binaan Permai dengan luas 8.146 meter persegi dan daya tampung 260 pedagang.
2.  Lokasi Binaan Semper Barat dengan luas 4.945 meter persegi.
3.  Lokasi Binaan Rorotan dengan luas 5.716 meter persegi dan daya tampung 96 pedagang.?

? Wilayah Jakarta Timur:
1.  Lokasi Binaan Cililitan dengan luas 2.216 meter persegi dan daya tampung 50 pedagang. 
2.  Lokasi Binaan Jalan Nusa I dengan luas 3.296 meter persegi dan daya tampung 60 pedagang. 
3.  Lokasi Binaan Makasar dengan luas 4.845 meter persegi dan daya tampung 250 pedagang. 
4.  Lokasi Binaan Kelurahan Susukan dengan luas 2.900 meter persegi dan daya tampung 30 pedagang.
5.  Lokasi Binaan Munjul dengan luas 9.120 meter persegi dan daya tampung 155 pedagang.
6.  Lokasi Binaan Kramat Jati dengan luas 1.975 meter persegi dan daya tampung 80 pedagang.?

?Wilayah Jakarta Selatan:
1.  Lokasi Binaan Muria Dalam dengan luas 4.477 meter persegi dan daya tampung 95 pedagang. 
2.  Lokasi Binaan Bintaro dengan luas 4.777 meter persegi dan daya tampung 187 pedagang.
3.  Lokasi Binaan Pasar Minggu dengan luas 8.498 meter persegi dan daya tampung 30 pedagang.?

?Wilayah Jakarta Barat:
1.  Lokasi Binaan Bangun Nusa dengan luas 2.500 meter persegi dan daya tampung 53 pedagang.
2.  Lokasi Binaan Tegal Alur dengan luas 3.500 meter persegi. 
3.  Lokasi Binaan Meruya Ilir dengan luas 5.143 meter persegi dan daya tampung 170 pedagang. 
4.  Lokasi Binaan Rawa Buaya dengan luas 6.866 meter persegi dan daya tampung 400 pedagang.

?Wilayah Jakarta Pusat:
1.  Lokasi Binaan Palmerah dengan luas 5.367 meter persegi dan daya tampung 170 pedagang.
2.  Lokasi Binaan Pulo Gundul dengan luas 1.028 meter persegi dan daya tampung 74 pedagang. 
3.  Lokasi Binaan Abdul Gani dengan luas 3.048 meter persegi dan daya tampung 205 pedagang. 
4.  Lokasi Binaan Cempaka Sari dengan luas 2.345 meter persegi dan daya tampung 93 pedagang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Omicron di Jakarta Kian Melonjak, Puncaknya Diprediksi Maret 2022

Kasus Omicron di Jakarta Kian Melonjak, Puncaknya Diprediksi Maret 2022

Megapolitan
Prakiraan BMKG: Sebagian Wilayah Jakarta Akan Duguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Prakiraan BMKG: Sebagian Wilayah Jakarta Akan Duguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Bertambah 165, Dinkes  Depok: Berasal dari 3 Klaster

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Bertambah 165, Dinkes Depok: Berasal dari 3 Klaster

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Terbukti Hadirnya Sumur Resapan Bikin Genangan Lebih Cepat Surut

Wagub DKI Jakarta: Terbukti Hadirnya Sumur Resapan Bikin Genangan Lebih Cepat Surut

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

Megapolitan
Wagub DKI Janji Bakal Berjuang Hadapi Lonjakan Kasus Omicron di Ibu Kota

Wagub DKI Janji Bakal Berjuang Hadapi Lonjakan Kasus Omicron di Ibu Kota

Megapolitan
Detik-detik Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan di Kebon Jeruk, Motor Serempet Truk Tangki

Detik-detik Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan di Kebon Jeruk, Motor Serempet Truk Tangki

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Ada 1.313 Kasus Omicron di Jakarta

UPDATE 22 Januari: Ada 1.313 Kasus Omicron di Jakarta

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Bertambah 201 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Kini 32.089

UPDATE 22 Januari: Bertambah 201 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Kini 32.089

Megapolitan
Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Megapolitan
Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Megapolitan
2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

Megapolitan
Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Megapolitan
Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Megapolitan
Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.