Soal Tanah Abang, Jokowi Butuh Dukungan

Kompas.com - 16/08/2013, 23:10 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berkomunikasi melalui telepon dengan Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis saat Jokowi mengunjungi ke Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2013) siang. Jokowi membutuhkan waktu lama hingga panggilan teleponnya dijawab oleh Jangga. KOMPAS.com/FABIANUS JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo berkomunikasi melalui telepon dengan Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis saat Jokowi mengunjungi ke Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2013) siang. Jokowi membutuhkan waktu lama hingga panggilan teleponnya dijawab oleh Jangga.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku membutuhkan dukungan dalam menata kawasan Pasar Tanah Abang, baik dari masyarakat umum maupun dari tokoh-tokoh masyarakat daerah yang hendak ditata.

Jokowi menjelaskan, dengan dukungan dari semua pihak, pembenahan dan perbaikan yang dilakukan akan berkelanjutan.

"Mau diajak bicara, biar di lapangannya adem, ayem, tentrem," ujarnya, di Balaikota, Jakarta, pada Jumat (16/8/2013).

"Kita ingin ini lestari, berkelanjutan. Siapa sih yang tidak mau didukung," lanjut Jokowi.

Berkaitan dengan penertiban pedagang kaki lima dan lalu lintas di kawasan Pasar Tanah Abang, Jokowi telah mendapat dukungan dari tokoh masyarakat daerah tersebut, yaitu seorang tokoh Tanah Abang, M Yusuf Bin Muhi, yang biasa disapa Bang Ucu.

Dalam pertemuan dengan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, di Balaikota, Jumat (16/8/2013) siang, Bang Ucu mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena telah menata Pasar Tanah Abang dengan menempatkan PKL di Blok G Pasar Tanah Abang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Dihukum Berdoa di Makam Khusus Covid-19, Epidemiolog: Justru Risiko Tertular

Warga Dihukum Berdoa di Makam Khusus Covid-19, Epidemiolog: Justru Risiko Tertular

Megapolitan
UPDATE Covid-19:  Muncul 46 Kasus Baru di Kota Tangerang, Total 5.214 Kasus

UPDATE Covid-19: Muncul 46 Kasus Baru di Kota Tangerang, Total 5.214 Kasus

Megapolitan
Kurir Sabu yang Ditangkap di Padang Dapat Upah Rp 50 Juta per Kilogram

Kurir Sabu yang Ditangkap di Padang Dapat Upah Rp 50 Juta per Kilogram

Megapolitan
Satu Minggu PSBB Ketat, Satpol PP Kumpulkan Rp 22,5 Juta Denda Pelanggar Prokes

Satu Minggu PSBB Ketat, Satpol PP Kumpulkan Rp 22,5 Juta Denda Pelanggar Prokes

Megapolitan
Modus Dua Jambret di JPO Kalideres, Pepet Pejalan Kaki dan Tak Segan Lukai Korban

Modus Dua Jambret di JPO Kalideres, Pepet Pejalan Kaki dan Tak Segan Lukai Korban

Megapolitan
Kurir Sabu Berbalut Teh yang Ditangkap di Padang Jaringan Malaysia

Kurir Sabu Berbalut Teh yang Ditangkap di Padang Jaringan Malaysia

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tak Tahu Ada Kendala Pengelolaan Sampah Medis di TPU Jombang

Pemkot Tangsel Tak Tahu Ada Kendala Pengelolaan Sampah Medis di TPU Jombang

Megapolitan
Dinkes Tangsel Akui Kecolongan Soal Pembakaran Sampah Medis di TPU Jombang

Dinkes Tangsel Akui Kecolongan Soal Pembakaran Sampah Medis di TPU Jombang

Megapolitan
Polsek Cipondoh Tangkap 3 Pelaku Pencurian Motor Antar Provinsi

Polsek Cipondoh Tangkap 3 Pelaku Pencurian Motor Antar Provinsi

Megapolitan
Kalideres, Kecamatan dengan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi di Jakbar

Kalideres, Kecamatan dengan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi di Jakbar

Megapolitan
Pemkot Bekasi Berupaya Tambah Ruang ICU untuk Pasien Covid-19

Pemkot Bekasi Berupaya Tambah Ruang ICU untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Dua Polisi Terluka Saat Lerai Tawuran di Manggarai

Dua Polisi Terluka Saat Lerai Tawuran di Manggarai

Megapolitan
Satu Wanita yang Diduga Penyuplai Batu Saat Tawuran di Manggarai Diamankan Polisi

Satu Wanita yang Diduga Penyuplai Batu Saat Tawuran di Manggarai Diamankan Polisi

Megapolitan
90 Kasus Baru di Bogor Tertinggi Selama Pandemi, Wali Kota Bogor: Kondisi Sangat Darurat!

90 Kasus Baru di Bogor Tertinggi Selama Pandemi, Wali Kota Bogor: Kondisi Sangat Darurat!

Megapolitan
Beroperasi 3 Hari, Lahan Baru di TPU Jombang Langsung Terisi 11 Jenazah Covid-19

Beroperasi 3 Hari, Lahan Baru di TPU Jombang Langsung Terisi 11 Jenazah Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X