Waduk Pluit Diharapkan Tampung 20 Juta Kubik Air

Kompas.com - 17/08/2013, 03:51 WIB
Foto udara dan peta Waduk Pluit di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. GOOGLE MAPSFoto udara dan peta Waduk Pluit di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengerjaan yang dilakukan di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara terus dilakukan untuk menambah data tampung kapasitas waduk yang sebelumnya mengalami pendangkalan. Hal ini untuk mengantisipasi peningkatan debit air saat musim hujan tiba sehingga dapat meminimalisir potensi banjir.

Kordinator Normalisasi Waduk Pluit Heryanto mengatakan sampai saat ini pengerukan terhadap dasar waduk yang mengalami pendangkalan masih terus dilakukan. Waduk seluas 80 Hektar tersebut sebelumnya mengalami pendangkalan dengan kedalaman kurang lebih 2 meter.

"Waduk Pluit ini nanti akan didalami mulai tujuh sampai sepuluh meter untuk menampung 20 juta kubik air. Sebelumnya, dari kedalaman dua meter, saat ini sudah kita dalami dan bertambah satu meter menjadi tiga meter," kata Heryanto, di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (16/8/2013).

Heryanto mengatakan, Waduk Pluit merupakan salah satu waduk yang menerima pasokan air dari sodetan beberapa sungai yang ada di Jakarta, seperti air dari Sungai Ciliwung dan juga Kali Tubagus Angke.

"Tujuan yang paling terpenting adalah melestarikan dan mendalamkan waduk agar bisa menampung air besar dan banyak. Kemudian memfungsikan lagi ada hutan kota, sehingga burung-burung bisa banyak kemari dan sebagainya. Intinya dalam kondisi baik terjaga," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Megapolitan
Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Tawuran di Manggarai yang Berulang Kali Terjadi

Tawuran di Manggarai yang Berulang Kali Terjadi

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
4.284 Pasien Covid-19 Tersebar di Semua Kecamatan di Depok, Ini Rinciannya

4.284 Pasien Covid-19 Tersebar di Semua Kecamatan di Depok, Ini Rinciannya

Megapolitan
4 Fakta Penangkapan Komplotan Pemalsu Surat Tes Covid-19

4 Fakta Penangkapan Komplotan Pemalsu Surat Tes Covid-19

Megapolitan
Ragam Hukuman 'Nyeleneh' bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Ragam Hukuman "Nyeleneh" bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Megapolitan
5 Fakta Terbaru Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182, Diperpanjang 3 Hari hingga 34 Korban Teridentifikasi

5 Fakta Terbaru Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182, Diperpanjang 3 Hari hingga 34 Korban Teridentifikasi

Megapolitan
Pengelola Gedung Tidak Kantongi Izin, Resepsi Pernikahan di Koja Dibubarkan

Pengelola Gedung Tidak Kantongi Izin, Resepsi Pernikahan di Koja Dibubarkan

Megapolitan
Update Kondisi Pandemi di Jakarta: Antre di RS Rujukan hingga Prosedur Isolasi Mandiri

Update Kondisi Pandemi di Jakarta: Antre di RS Rujukan hingga Prosedur Isolasi Mandiri

Megapolitan
Kesulitan TPU Jombang Kelola Limbah APD, Tak Diperhatikan Pemkot hingga Dibakar Mandiri

Kesulitan TPU Jombang Kelola Limbah APD, Tak Diperhatikan Pemkot hingga Dibakar Mandiri

Megapolitan
Hingga Akhir Bulan Ini, Ada Uji Emisi Gratis di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakbar

Hingga Akhir Bulan Ini, Ada Uji Emisi Gratis di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakbar

Megapolitan
Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Dihukum Berdoa di Makam Jenazah Pasien Covid-19, Warga: Mendingan Disuruh Push Up!

Dihukum Berdoa di Makam Jenazah Pasien Covid-19, Warga: Mendingan Disuruh Push Up!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X