Pengendara Motor yang Sempat Ditembak Polisi di Depok Diduga Maling

Kompas.com - 17/08/2013, 17:06 WIB
Penulis Ariane Meida
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary
DEPOK, KOMPAS.com — Pengendara sepeda motor yang terus melaju saat dicegat polisi dan sempat ditembak petugas di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Sabtu (17/8/2013) dini hari, diduga maling. Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Ronal A Purba, saat dihubungi wartawan, Sabtu (17/8/2013), mengungkapkan, tas hitam yang mereka buang di dekat lokasi penjagaan polisi ternyata berisi celurit, tang, dan linggis.

Ronal mengatakan, berondongan tembakan petugas ternyata tidak mengenai sasaran dan pengendara motor tersebut terus melaju kencang.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi saat peristiwa terjadi, sebuah sepeda motor dengan dua orang penumpang melintas dengan kecepatan tinggi ketika dicegat polisi. Pengendara motor itu sama sekali tidak mengurangi kecepatan dan menerobos penjagaan. 

Polisi mencegat para pengguna kendaraan menyusul terjadinya penembakan polisi di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (16/8/2013) malam.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.