HUT RI, Taman Margasatwa Ragunan Berikan "Door Prize"

Kompas.com - 17/08/2013, 21:43 WIB
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, memberikan doorprize kepada pengunjung yang lahir pada tanggal 17 Agustus, pada HUT ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2013).

"Memang untuk hari ini tidak ada acara khusus yang kita adakan. Hanya saja ada door prize yang dibagikan kepada pengunjung," ujar staf Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi, Sabtu (17/8/2013).

Menurut Wahyudi, door prize diberikan untuk para pengunjung yang lahir pada 17 Agustus, dengan syarat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Ada sepuluh paket door prize yang kita berikan, untuk pengunjung yang lahir di tanggal 17 Agustus. Mereka harus menunjukkan KTP," terangnya.


Untuk teknisnya, lanjut Wahyudi, pihaknya mengumumkan waktunya pengambilan door prize. Pengunjung yang beruntung, yaitu pengunjung yang lebih dulu tiba. "Karena sedikit paket souvenirnya, jadi yang duluan tiba saja," ungkapnya.

Seorang pengunjung, Maman (32), mengaku tahu dirinya berhak mendapatkan door prize saat mau pulang.

"Pas mau pulang dengar ada pengumuman door prize yang lahir 17 Agustus. Langsung lari saja. Ya untung-untungan, eh dapat," ungkap pria yang mengaku tinggal di Pasar Rebo, Jakarta Timur ini.

Untuk HUT ke-68 RI, Taman Margasatwa Ragunan dikunjungi puluhan ribu orang. Tercatat, jumlah pengunjung yang masuk hingga pukul 14.00 WIB mencapai 31.000 orang. Pada akhir pekan masa bukan liburan, Taman Margasatwa Ragunan dikunjungi sekitar 15.000 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tempat Menginap Tamu Negara Jelang Pelantikan, Ini yang Dilakukan Hotel Mulia

Jadi Tempat Menginap Tamu Negara Jelang Pelantikan, Ini yang Dilakukan Hotel Mulia

Megapolitan
Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Megapolitan
Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Megapolitan
Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Megapolitan
Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Megapolitan
Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Megapolitan
Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X