Kompas.com - 20/08/2013, 11:28 WIB
Para pedagang yang baru kembali mulai.berjualan pasca libur lebaran memenuhi lokasi binaan Pasar Minggu dan sekitarnya. Pedagang meningkat 50 persen dari 80 menjadi 120 pedagang.Area lokbin penuh hingga beberapa.diantara pedagang menggunakan pos lokasi binaan sebagai tempat dagang, Jakarta, Senin (19/8/2013). KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTIPara pedagang yang baru kembali mulai.berjualan pasca libur lebaran memenuhi lokasi binaan Pasar Minggu dan sekitarnya. Pedagang meningkat 50 persen dari 80 menjadi 120 pedagang.Area lokbin penuh hingga beberapa.diantara pedagang menggunakan pos lokasi binaan sebagai tempat dagang, Jakarta, Senin (19/8/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Kondisi parkiran yang dijadikan lokasi binaan pedagang kaki lima di Pasar Minggu sangat apa adanya. PKL pun bahu-membahu menata lokbin tersebut karena dana penataan belum ada.

"Karena dana untuk penataan lokbin baru akan diusulkan untuk tahun 2014, untuk penataan sementara sekarang kita swadaya. Dari lokbin memberikan tukang dan dari pedagang memberi alat," ujar Sri Endang, Kepala Pelayanan Lokasi Binaan DKI Jakarta, saat dijumpai di pertemuan pihak pelayanan lokbin dan pedagang, Jakarta, Selasa (20/8/2013).

Dana yang dianggarkan sebelumnya telah digunakan dalam pembuatan lokbin Blok B, yang berlokasi di belakang Blok A. Namun, pedagang yang tidak mau masuk ke Blok B lokbin malah meminta lahan parkir dijadikan tempat parkir.

Akhirnya, untuk mengambil jalan tengah, pedagang di tempatkan di area parkir dengan pertimbangan agar tidak ada PKL di sekitar Jalan Raya Ragunan. Para pedagang secara swadaya menyiapkan terpal dan menata lokbin sebagus dan senyaman mungkin. Walau masih terlihat meja pedagang yang tidak seragam, ada yang tinggi dan ada yang pendek.

Saat hujan, kondisi lokbin di parkiran itu pun becek. Pedagang dan pihak lokbin berusaha mempercepat proses penataan.

"Izinkan kami sebagai pedagang untuk berinisiatif dalam memberikan sentuhan estetika di lokbin, upaya ini agar para pembeli juga banyak yang mau datang ke lokbin ini. Kami harap pihak lokbin mendukung kerja kami," ujar Iqbal, kepala pedagang lele.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Polisi Tak Izinkan Aksi 212 tapi Demo Buruh Tetap Bisa Berjalan

Ini Alasan Polisi Tak Izinkan Aksi 212 tapi Demo Buruh Tetap Bisa Berjalan

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Tambah 4 Kasus di Kota Tangerang, 19 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Tambah 4 Kasus di Kota Tangerang, 19 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Tambah 5 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Tambah 5 Kasus di Tangsel, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rencana yang Pupus akibat Tak Ada Pembangunan Masif Sumur Resapan di Jakarta Tahun Depan...

Rencana yang Pupus akibat Tak Ada Pembangunan Masif Sumur Resapan di Jakarta Tahun Depan...

Megapolitan
Ada Data Pemerintah dalam Server di Gedung Cyber, Wagub DKI Pastikan Aman

Ada Data Pemerintah dalam Server di Gedung Cyber, Wagub DKI Pastikan Aman

Megapolitan
Menghidupkan Jenama Jakarta Kota Kolaborasi

Menghidupkan Jenama Jakarta Kota Kolaborasi

Megapolitan
Wagub DKI Pastikan Jalan yang Rusak akibat Proyek Sumur Resapan Bakal Diperbaiki

Wagub DKI Pastikan Jalan yang Rusak akibat Proyek Sumur Resapan Bakal Diperbaiki

Megapolitan
2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

Megapolitan
Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Megapolitan
Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Megapolitan
Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Megapolitan
Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.