PKL Pasar Gembrong Akan Dibantu Promosikan Lapak Baru

Kompas.com - 20/08/2013, 21:33 WIB
Pedagang karpet di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, terlihat menjajakan dagangannya di trotoar, Rabu (14/8/2013). Mereka dibolehkan berdagang di trotoar sambil menunggu penempatan. Rahmat PatutiePedagang karpet di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, terlihat menjajakan dagangannya di trotoar, Rabu (14/8/2013). Mereka dibolehkan berdagang di trotoar sambil menunggu penempatan.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Pedagang kaki lima Pasar Gembrong tengah dalam proses relokasi ke Pasar Cipinang dan Pasar Klender SS. Setelah PKL mendapat kepastian kios baru, pihak Pemerintah Kota Jakarta Timur akan memasang spanduk di bekas tempat jualan PKL Pasar Gembrong berisi informasi soal lokasi niaga baru pedagang-pedagang itu.

PKL Pasar Gembrong terdiri dari pedagang mainan dan pedagang karpet. Nantinya, pedagang mainan akan direlokasi ke Pasar Gembrong Cipinang Besar dan pedagang karpet ke Pasar Klender.

"Nanti di kasih papan pengumuman siapa yang beli mainan di Pasar Cipinang. Pasar Klender untuk pedagang karpet. Nanti akan kami pasang spanduk di situ. Jadi akan jadi icon," ujar Wali Kota Jakarta Timur Krisdiyanto saat menyosialisasikan program relokasi kepada PKL Pasar Gembrong, di Kantor Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (20/8/2013).

Dengan pengumuman tersebut, Krisdiyanto berharap pembeli yang biasa membeli di pinggir jalan akan masuk ke dalam pasar mencari pedagang. Dukungan pembeli dinilai Krisdiyanto akan sangat membantu program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menata Ibu Kota.

"Jadi, masyarakat juga yang maunya enak tidak lagi turun dari mobil sedikit, langsung beli (di jalan)," ujarnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Megapolitan
UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Megapolitan
PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

Megapolitan
Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Megapolitan
Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Megapolitan
Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Megapolitan
Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Megapolitan
Anies Sebut Persebaran Covid-19  di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Anies Sebut Persebaran Covid-19 di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Megapolitan
Catat Lonjakan Kasus Tertinggi, Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 10 Persen

Catat Lonjakan Kasus Tertinggi, Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 10 Persen

Megapolitan
Tambah 404 Kasus, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Kembali yang Tertinggi

Tambah 404 Kasus, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Kembali yang Tertinggi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X