Kompas.com - 21/08/2013, 06:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) bersama Calon Wali Kota Tangerang Dedi Gumelar (Miing) di Balaikota Jakarta, Senin (29/7/2013). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) bersama Calon Wali Kota Tangerang Dedi Gumelar (Miing) di Balaikota Jakarta, Senin (29/7/2013).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

TANGERANG, KOMPAS.com — Selama dua malam berturut-turut, Joko Widodo rencananya akan melakukan blusukan ke sejumlah tempat di Kota Tangerang, Banten. Namun, blusukan-nya kali ini bukan sebagai Gubernur DKI Jakarta, melainkan kader PDI Perjuangan yang membantu teman separtainya yang maju sebagai calon wali Kota Tangerang.

Jokowi akan "gentayangan" malam hari dalam rangka kampanye untuk pasangan TB Dedi Suwendi Gumelar dan Suratno Abu Bakar atau yang lebih sering dikenal dengan duet Miing-Ratno. Rencananya, blusukan malam hari itu akan dilakukan pada Rabu (21/8/2013) dan Kamis (22/8/2013) malam.

"Kita memang rencananya akan melakukan kampanye blusukan di enam tempat di Kota Tangerang setiap malamnya mulai pukul 19.00 WIB. Itu permintaan langsung dari beliau (Jokowi)," ungkap Miing saat dihubungi Kompas.com, Selasa (20/8/2013).

Pemilihan waktu kampanye blusukan pada malam hari bukan tanpa alasan. Menurut Miing, di waktu malam, Jokowi boleh melakukan kegiatan di luar tugasnya sebagai DKI 1.

Dalam masa kampanye terbuka Pilkada Tangerang 2013, Miing-Ratno mendapat jadwal pada Jumat (16/8/2013) dan Rabu (21/8/2013), yang keduanya jatuh pada hari kerja alias hari ketika Jokowi tidak mungkin menjadi juru kampanye (jurkam) pada siang hari.

"Alasan kita kampanye blusukan malam hari bareng beliau juga karena di siang hari kan jadwal kampanye calon lain. Tapi kalau malam harinya tidak apa-apa," ujar Miing saat ditanyakan mengenai kampanye pada Kamis malam yang notabene merupakan tanggal jatah jadwal kampanye untuk pasangan calon yang lain.

Pada nanti malam, kata Miing, enam tempat yang rencananya akan dikunjungi Jokowi bersama tim kampanye Miing-Ratno adalah di Jati Uwung, Cibodas, Gandasari, Pasar Malabar, Pasar Lama, dan Gerendeng. Di tempat-tempat tersebut, mereka akan hadir menyapa masyarakat, serta tak lupa menyosialisasikan visi dan misi Miing-Ratno jika nantinya terpilih sebagai wali dan wakil wali Kota Tangerang masa bakti 2013-2018.

Sebelum kedatangan Jokowi, sepanjang Rabu pagi hingga sore harinya, Miing-Ratno akan berkampanye di berbagai tempat seperti di Karawaci, Kebon Nanas, dan Stasiun Tangerang pada pagi hari. Memasuki siang hari, mereka akan berkumpul di Lapangan Ahmad Yani, dan saat sore hari menyaksikan parade perahu di Sungai Cisadane.

"Selain itu, kita juga menyebar 13 mobil di 13 kecamatan yang masing-masing akan memutar pidato Miing-Ratno yang sudah direkam untuk diperdengarkan ke masyarakat," kata Miing.

Sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi beberapa kali hadir menjadi jurkam calon-calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan, partai tempat Jokowi bernaung. Jokowi pernah menjadi jurkam pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki pada Pilkada Jawa Barat, Effendi Simbolon-Jumiran Abdi pada Pilkada Sumatera Utara, Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan di Pilkada Bali, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko di Pilkada Jawa Tengah, dan terakhir mendukung pasangan Bambang DH-Said Abdullah dalam pelaksanaan masa kampanye terbuka Pilkada Jawa Timur.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangsel Fokuskan Penanganan terhadap Pasien Omicron dengan Komorbid dan Lansia

Dinkes Tangsel Fokuskan Penanganan terhadap Pasien Omicron dengan Komorbid dan Lansia

Megapolitan
Ini Provokator yang Teriak Maling, Berujung pada Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas di Cakung

Ini Provokator yang Teriak Maling, Berujung pada Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Dua dari Lima Pasien Omicron Warga Kota Tangerang Selesai Jalani Isolasi di RS

Dua dari Lima Pasien Omicron Warga Kota Tangerang Selesai Jalani Isolasi di RS

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Cilandak, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Kasus Omicron Terdeteksi di Cilandak, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
PPKM di Kota Tangerang Diprediksi Akan Berubah Jadi Level 3

PPKM di Kota Tangerang Diprediksi Akan Berubah Jadi Level 3

Megapolitan
Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Megapolitan
Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Megapolitan
Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Megapolitan
Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Megapolitan
Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Megapolitan
Pemuda di Bekasi Diduga Dibunuh Temannya, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Dibekap Lakban

Pemuda di Bekasi Diduga Dibunuh Temannya, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Dibekap Lakban

Megapolitan
Daftar 32 RS Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Daftar 32 RS Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

BOR Capai 11,4 Persen, Wali Kota Tangerang: Minggu Kemarin Masih 5 Persen

Megapolitan
Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Menahan Tangis, Anak Kakek 89 Tahun yang Dikeroyok: Saya Tak Terima Papa Meninggal Mengenaskan

Megapolitan
UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

UPDATE 24 Januari: 1.993 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 10.488

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.