Mengaku Pengacara Anak Khadafy, Pasutri Tipu Pensiunan Pertamina Rp 3,5 Miliar

Kompas.com - 21/08/2013, 19:44 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti dan dua pelaku penipuan, Rabu (21/8) di Mapolda Metro Jaya. Warta Kota/ Budi Sam Law MalauPolisi menunjukkan barang bukti dan dua pelaku penipuan, Rabu (21/8) di Mapolda Metro Jaya.
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan suami istri Onuoha Christiani Kelechi (30), pria warga negara Nigeria, dan Sisilia Wilhelmina (29), warga negara Indonesia, menipu pensiunan karyawan Pertamina, Maliqul Hadist, hingga mencapai Rp 3,5 miliar.

Pasutri ini berkenalan dengan Maliqul dengan melakukan chatting melalui situs www.tagged.com. Mereka mengaku sebagai pengacara dari Said Al-Islam Khadafy, anak mantan pemimpin Libya Moammar Khadafy. Setelah berkenalan, mereka berkomunikasi dengan Maliqul melalui e-mail.

Kasat Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Audie Latuheru, di Mapolda Metro Jaya, menuturkan, dalam perkenalan dan komunikasinya, Sisilia Wilhelmina (29) mengaku sebagai Miss Alif dari Libya tetapi berkewarganegaraan Inggris, yang merupakan pengacara dari Said Al-Islam Khadafy, anak mantan pemimpin Libya, Moammar Khadafy.

Kepada korbannya Maliqul, Sisilia yang berperan sebagai Miss Alif mengaku mencari orang yang mau bersedia membantu Said, anak Khadafy, untuk menyelamatkan aset kekayaan mereka di sejumlah negara, termasuk uang tunai 15,5 juta dollar AS.

"Pelaku mengatakan kepada korban bahwa sejak Khadafy dibunuh, banyak aset keluarga Khadafy yang hilang. Ia meminta korban membantu mengamankan aset milik Said, di antaranya uang 15,5 juta dollar AS, dengan membantu dana hibah," papar Audie, Rabu (21/8/2013).

Karena korban memiliki jiwa sosial dan berempati kepada Khadafy, kata Audie, korban akhirnya bersedia membantu. Audie menuturkan, pelaku mengaku akan menghibahkan uang 15,5 juta dollar AS ke Indonesia, tetapi membutuhkan dana untuk biaya hibah.

Sisilia pun meminta korban membantu dengan mengirimkan uang ke rekening Bank CIMB atas nama seseorang. Kepada Maliqul, Sisilia mengatakan bahwa setelah pengiriman, dana hibah akan masuk ke rekening Maliqul secara otomatis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan pelaku menjanjikan akan memberikan komisi 30 persen dari nilai uang yang akan dihibahkan sebesar 15,5 juta dollar AS itu," lanjut Audie.

Audie menuturkan, pihaknya masih mendalami kasus ini dan belum menemukan kalau pasutri ini terkait jaringan tertentu dalam melakukan penipuan. "Kami juga belum menemukan apakah ada korban lainnya. Namun, saat ini belum. Masih kami dalami," kata Audie.

Menurut Audie, kedua pelaku akan dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 5 UU No 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Megapolitan
Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Megapolitan
Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Megapolitan
Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Megapolitan
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Megapolitan
Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Megapolitan
UPDATE 18 Oktober: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 107 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 18 Oktober: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 107 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rektorat Unpam Bentuk Tim Khusus untuk Usut Bentrok Antarkelompok Mahasiswa

Rektorat Unpam Bentuk Tim Khusus untuk Usut Bentrok Antarkelompok Mahasiswa

Megapolitan
Buntuti Perempuan hingga ke Rumah, Seorang Pria Masturbasi di Dekat Motor Korban

Buntuti Perempuan hingga ke Rumah, Seorang Pria Masturbasi di Dekat Motor Korban

Megapolitan
Hujan Sejak Pagi, Dua Perumahan di Kota Bekasi Terendam Banjir

Hujan Sejak Pagi, Dua Perumahan di Kota Bekasi Terendam Banjir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.