Kompas.com - 21/08/2013, 22:49 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti dan dua pelaku penipuan, Rabu (21/8) di Mapolda Metro Jaya. Warta Kota/ Budi Sam Law MalauPolisi menunjukkan barang bukti dan dua pelaku penipuan, Rabu (21/8) di Mapolda Metro Jaya.
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan suami istri Onuoha Christiani Kelechi (30) asal Nigeria dan Sisilia Wilhelmina (29) telah membelanjakan Rp 2,5 miliar dari total Rp 3,5 miliar hasil menipu pensiunan karyawan Pertamina, Maliqul Hadist. Uang Rp 1 miliar itu disita polisi untuk dijadikan barang bukti.

Menurut Kasat Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Audie Latuheru, hal tersebut berdasarkan keterangan dua tersangka, catatan rekening bank tersangka, barang-barang yang telah disita polisi dari tersangka.

"Mereka kami bekuk di rumah kontrakan mereka di Kota Wisata Cluster Orlando, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, 4 Juni 2013 lalu. Kami lalu dalami dana yang ada di rekening-rekening mereka," ungkap Audie.

"Masih ada Rp1 M lebih yang belum digunakan. Untuk sementara itu akan kami jadikan barang bukti sampai ke proses pengadilan," tambahnya.

Kelechi dan Sisilia berkenalan dengan Maliqul melalui situs www.tagged.com. Saat berkenalan, tersangka mengaku pengacara Said Al-Islam Khadafy, anak mantan pemimpin Libya Moammar Khadafy.

Setelah berkenalan, mereka berkomunikasi dengan Maliqul melalui e-mail. Melalui e-mail, Sisilia mengaku mencari orang yang bersedia membantu Said untuk menyelamatkan aset kekayaan mereka di sejumlah negara, termasuk uang 15,5 juta dollar AS.

Sisilia mengaku akan menghibahkan uang 15,5 juta dollar AS ke Indonesia, tetapi membutuhkan dana untuk biaya hibah. Sisilia kemudian meminta Maliqul membantu dengan mengirimkan uang ke rekening Bank CIMB atas nama seseorang. Maliqul dijanjikan bahwa setelah biaya hibah ditransfer, dana hibah akan masuk secara otomatis ke rekeningnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

Megapolitan
Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Megapolitan
Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Megapolitan
Seorang Pemilik Ruko di Tangerang Dikalungkan Celurit dan Ditodong Pedang

Seorang Pemilik Ruko di Tangerang Dikalungkan Celurit dan Ditodong Pedang

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 298 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 2 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 298 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tambora Capai 51,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tambora Capai 51,9 Persen

Megapolitan
Tolak Perubahan RPJMD, Fraksi PSI Nilai Anies Lari dari Janji Kampanye

Tolak Perubahan RPJMD, Fraksi PSI Nilai Anies Lari dari Janji Kampanye

Megapolitan
Aksi Pencurian Handphone di Cipayung, Pelaku Pura-pura Bertanya

Aksi Pencurian Handphone di Cipayung, Pelaku Pura-pura Bertanya

Megapolitan
Polisi Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 10.000 Warga di Kawasan Pabrik Jatiuwung

Polisi Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 10.000 Warga di Kawasan Pabrik Jatiuwung

Megapolitan
Selain Tino dan Hari, Empat Harimau Sumatera di Ragunan Juga Jalani Tes Swab PCR

Selain Tino dan Hari, Empat Harimau Sumatera di Ragunan Juga Jalani Tes Swab PCR

Megapolitan
154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X