Kompas.com - 22/08/2013, 15:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo Jokowi menaiki komedi putar di Dufan. Dia hadir untuk mengikuti acara Hari Anak Nasional tingkat provinsi di Dufan, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (22/8/2013). Fabian Januarius KuwadoGubernur DKI Jakarta Joko Widodo Jokowi menaiki komedi putar di Dufan. Dia hadir untuk mengikuti acara Hari Anak Nasional tingkat provinsi di Dufan, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (22/8/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menargetkan seluruh wilayah di Jakarta menjadi kota ramah anak. Caranya ialah dengan menambah fasilitas bagi anak-anak di seluruh tempat.

"Diberikan ruang rekreasi supaya target semua daerah di DKI jadi kota ramah anak terwujud," kata Jokowi seusai menghadiri Hari Anak Nasional tingkat provinsi di Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (22/8/2013).

Jokowi mengatakan, masih banyak anak yang terjerat berbagai masalah, misalnya eksploitasi, kurangya fasilitas bermain, dan kekerasan. Jokowi juga membutuhkan waktu lama untuk menyadarkan seluruh pihak terkait kebutuhan anak sekaligus membangun infrastruktur bermain yang komprehensif bagi anak-anak DKI. Meski demikian, Jokowi  tetap berupaya dalam mewujudkan hal tersebut.

"Semuanya pasti perlu diperbaiki. Kita enggak menutup mata, tapi siang-malam kita kerja juga loh, ingat," ujarnya.

Bagi anak jalanan di Jakarta, kata Jokowi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyediakan rumah panti atau rumah singgah. Di sana anak-anak diberi kesempatan belajar dan bermain.

Peringatan Hari Anak Nasional tingkat provinsi itu diperingati pada 22 Agustus 2013. Acara itu melibatkan 2.300 peserta dengan tujuan menumbuhkan solidaritas pada anak, memenuhi hak bermain dan berkembangnya potensi kreativitas anak. Dalam acara itu, selain tatap muka antara anak-anak dengan Gubernur langsung, sejumlah santunan juga diberikan kepada anak-anak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 3 di Tangsel Diperpanjang 2 Pekan, Aturan Tak Berubah

PPKM Level 3 di Tangsel Diperpanjang 2 Pekan, Aturan Tak Berubah

Megapolitan
Langgar Jam Operasional dan Prokes, Bar di Tebet Diberi Garis Polisi

Langgar Jam Operasional dan Prokes, Bar di Tebet Diberi Garis Polisi

Megapolitan
Perpanjangan Kontrak TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Masih Dinegosiasikan

Perpanjangan Kontrak TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Masih Dinegosiasikan

Megapolitan
4.400 PKL di Jakbar Akan Terima Bantuan, Tiap Orang Dapat Rp 1,2 Juta

4.400 PKL di Jakbar Akan Terima Bantuan, Tiap Orang Dapat Rp 1,2 Juta

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 3

PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 3

Megapolitan
Mobil Mercy Terbakar Saat Terparkir di Garasi Bengkel di Duren Sawit

Mobil Mercy Terbakar Saat Terparkir di Garasi Bengkel di Duren Sawit

Megapolitan
Penjambret Beraksi di Serua Ciputat, Rampas Kalung Perempuan yang Belanja Sayur

Penjambret Beraksi di Serua Ciputat, Rampas Kalung Perempuan yang Belanja Sayur

Megapolitan
Dua Pria Disekap dan Dianiaya di Sebuah Rumah di Duren Sawit

Dua Pria Disekap dan Dianiaya di Sebuah Rumah di Duren Sawit

Megapolitan
Kemenkumham Masih Tunggu Surat Penetapan Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Kemenkumham Masih Tunggu Surat Penetapan Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Saat Anies Habiskan Ratusan Juta Rupiah untuk Tugu yang Ujung-ujungnya Dibongkar...

Saat Anies Habiskan Ratusan Juta Rupiah untuk Tugu yang Ujung-ujungnya Dibongkar...

Megapolitan
Sejumlah Warga di Pademangan Barat Keluhkan Air Keruh dan Berbau, Mandi Harus Beli Galon Isi Ulang

Sejumlah Warga di Pademangan Barat Keluhkan Air Keruh dan Berbau, Mandi Harus Beli Galon Isi Ulang

Megapolitan
Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Usai Tragedi Kebakaran, LBH Masyarakat: Semoga Tidak Berhenti di Situ

Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Usai Tragedi Kebakaran, LBH Masyarakat: Semoga Tidak Berhenti di Situ

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Siap Hadiri Panggilan KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Tanah Munjul

Ketua DPRD DKI Siap Hadiri Panggilan KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Tanah Munjul

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2021, Ini Tiga Jenis Pelanggaran yang Disasar Polisi

Operasi Patuh Jaya 2021, Ini Tiga Jenis Pelanggaran yang Disasar Polisi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik | Aturan Terbaru Masuk Mal

[POPULER JABODETABEK] Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik | Aturan Terbaru Masuk Mal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.