Jokowi: PKL Sewakan Kios Blok Akan Dicabut, Cabut, Cabut...

Kompas.com - 23/08/2013, 12:39 WIB
Joko Widodo kembali menilik perbaikan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (15/8/2013). Untuk ke sekian kali Gubernur DKI Jakarta itu berkeliling mengenakan stelan kemeja putih dan celana hitam. KOMPAS.com/Estu SuryowatiJoko Widodo kembali menilik perbaikan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (15/8/2013). Untuk ke sekian kali Gubernur DKI Jakarta itu berkeliling mengenakan stelan kemeja putih dan celana hitam.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berjanji akan mencabut semua fasilitas bagi pedagang yang kedapatan menyewakan kiosnya kepada pedagang lain.

"Yang salah yang menyewakan. Sudah disewa malah disewakan. Terpaksa kita cabut, cabut, cabut, cabut," ujar Jokowi saat meninjau Blok G, Jumat (23/8/2013).

Jokowi menegaskan, langkah tersebut tidak menghargai usaha pedagang kaki lima lainnya yang telah bersusah payah pindah dari tepi jalan ke dalam Blok G. "Yang lain ngantre kok sewa, sewa," ujar Jokowi.

Berdasarkan tinjauan Jokowi ke Blok G, hingga Jumat siang, dari 1.100 kios yang disediakan di sana, tinggal tersisa 28 kios lagi bagi para PKL. Mereka yang telah mengisi kios adalah pedagang yang telah lolos syarat, mulai  pendaftaran pertama, verifikasi, hingga sampai tahap pengundian. Adapun sisanya, Jokowi yakin seluruh kios itu terisi.

"Yang paling penting ada tahap pendaftaran, ada tahap verifikasi, tahap undian," ujarnya.

Hal senada juga kerap dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Menurutnya, tidak ada ampun, PKL yang menyewakan kembali kios yang mereka sewa dari PD Jaya, akan dicabut haknya. Dia juga menegaskan, kios hanya bisa "diwariskan" kepada anak, tidak kepada cucu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Megapolitan
Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Megapolitan
Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Megapolitan
Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Megapolitan
Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Megapolitan
Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.