TNI AD Akan Investigasi Jatuhnya Pintu Helikopter MI 17

Kompas.com - 24/08/2013, 14:46 WIB
Helikopter MI-17 dari Skadron-31/Serbu Penerbad sesaat setelah berlatih formasi di atas langit Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/9/2010). KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTAHelikopter MI-17 dari Skadron-31/Serbu Penerbad sesaat setelah berlatih formasi di atas langit Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/9/2010).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com —
Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengatakan akan melakukan investigasi terkait jatuhnya pintu helikopter MI 17 milik pihak TNI AD. Hal ini untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden yang terjadi pada Sabtu (24/8/2013) sekitar pukul 07.00 WIB itu di Penjaringan, Jakarta Utara itu.

"Dari TNI AD untuk itu, tentunya dari Pusat Penerbangan TNI AD (Angkatan Darat) akan melakukan investigasi pintu (helikopter) itu. Kenapa bisa copot dan bisa terjatuh," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul, Sabtu siang.

Menurutnya, terdapat sekitar empat sampai lima prajurit di dalam helikopter itu saat insiden tersebut terjadi. Helikopter buatan Rusia itu sendiri tengah dipakai untuk melakukan latihan rutin biasa di kawasan tersebut ketika pintunya copot dan jatuh menimpa atap rumah warga.

"Kami harus menyadari, pasti ada kendala sampai terjadinya itu (pintu terjatuh)," ujar Iskandar.

Pintu helikopter itu sudah diamankan pihak Komando Rayon Militer (Koramil) Penjaringan, Jakarta Utara. TNI sudah melakukan pembicaraan dengan pemilik rumah dan kendaraan yang tertimpa pintu helikopter tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Megapolitan
Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Megapolitan
Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Megapolitan
Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Megapolitan
Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Megapolitan
Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Megapolitan
Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Megapolitan
Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Megapolitan
Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Megapolitan
Polisi Tengah Usut Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Polisi Tengah Usut Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Kisah Perjuangan Ibu dan Bayi Positif Covid-19 Masuk ICU, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

Kisah Perjuangan Ibu dan Bayi Positif Covid-19 Masuk ICU, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

Megapolitan
Kasus Harian Covid Tembus di Angka 120, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi di Kota Bogor

Kasus Harian Covid Tembus di Angka 120, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi di Kota Bogor

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok | Kisah Ibu dan Bayi Positif Covid-19 yang Tak Kunjung Dapat RS

[POPULER JABODETABEK] Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok | Kisah Ibu dan Bayi Positif Covid-19 yang Tak Kunjung Dapat RS

Megapolitan
Tawuran di Manggarai Dipicu Pelemparan Air Kencing dan Pemukulan Pedagang Angkringan

Tawuran di Manggarai Dipicu Pelemparan Air Kencing dan Pemukulan Pedagang Angkringan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X