Kompas.com - 26/08/2013, 10:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menandatangani prasasti peresmian Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (17/8/2013). KOMPAS.COM/FABIAN JANUARIUS KWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo menandatangani prasasti peresmian Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (17/8/2013).
EditorAna Shofiana Syatiri

Nirwono Joga, Pengamat Tata Kota

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta miskin inisiatif dalam menormalisasi kawasan pengendali banjir, yakni waduk. Contohnya penataan Waduk Pluit dan rencana penataan Waduk Ria Rio terkesan dikerjakan hanya karena dipaksa oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Normalisasi waduk ini sebenarnya program dinas atau program Jokowi? Ini kan jadi aneh, padahal dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DKI 2030 diamanatkan ruang terbuka biru harus mencapai lima persen dari luas wilayah DKI, dan sekarang baru 3 persen.

Waduk di DKI Jakarta memang ada yang dikelola Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kemen PU, namun seharusnya Pemprov DKI melakukan apa yang menjadi kewajibannya. Rencananya, ada 11 waduk baru sampai 2030 dan ada 14 situ yang perlu ditata. Ini sudah ada di RTRW, Dinas PU seharusnya melaksanakan ini dan tiak tergantung pada Jokowi melulu.

Beberapa waktu lalu, Dinas PU DKI berencana menambah lagi luas waduk yang ada di DKI. Diharapkan pada 2014 atau 2015, DKI sudah memiliki area penampuan air ini seluas 438 hektar. Kini terdapat 35 waduk dan 16 situ, dengan total luas mencapai 253,75 hektar.

Nantinya akan ada 51 waduk dan situ seluas 438,93 hektar. Artinya, Pemprov DKI masih membutuhkan lahan seluas 185,18 hektar untuk memenuhi target 438,93 hektar untuk waduk dan situ tersebut.

Fungsi waduk sebagai sarana dan prasarana pengendali banjir karena berada di daerah rendah. Sedangkan situ hanya sebagai kolam penampungan dan fungsinya sebagai tempar parkir air sementara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Situ juga berfungsi sebagai konservasi air tanah, karena di sekitarnya terdapat resapan air. Selain waduk retensi, Dinas PU DKI juga memiliki 36 polder atau waduk yang memiliki pompa, sebanyak 36 dan 11 sedang dalam proses pembangunan. Diharapkan dengan keberadaan waduk, situ dan polder, pengendalian banjir di DKI bisa terus membaik.

Berdasaran data Dinas PU DKI Jakarta, dari 35 waduk yang ada, yang diperluas sebanyak 22 waduk. Yakni Waduk Lebak Bulus dengan target 3,33 hektar dan saat ini baru 1 hektar. Kemudian Waduk Marinir Pondok Labu dengan target 3 hektar yang saat ini baru 0,9 hektar.

Waduk Rawabadung ditargetkan 5 hektar, saat ini baru 2,5 hektar. Waduk Aneka Elok dari target 2,5 hektar baru 1,5 hektar. Kemudian Waduk Rorotan dari target 50 hektar baru 1 hektar. Waduk Cilangkap dari target 13 hektar baru 12 hektar, dan Waduk Sunterhulu dari target 12 hektar baru 5 hektar.

Sedangkan waduk yang baru akan dibangun adalah Waduk Brigif seluas 12 hektar, Waduk Bintaro I seluas 2 hektar, Waduk Halim III 12 hektar, Halim IV 16 hektar, Halim V 19 hektar, Halim VI 11 hektar. Selanjutnya Waduk Pondok Rangon I seluas 11,45 hektar, Pondok Rangon II 2 hektar, Pondok Rangon III 6 hektar. Waduk Cipayung seluas 3,48 hektar, Cimanggis 4,5 hektar dan Waduk RW 05 Ceger 11,6 hektar. (sabDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengamat: Sepele, Beri Waktu dan Tempat Istirahat Sopir Transjakarta Itu Penting

Pengamat: Sepele, Beri Waktu dan Tempat Istirahat Sopir Transjakarta Itu Penting

Megapolitan
Fakta Kebakaran di Tambora, Tewaskan 5 Orang dalam 1 Keluarga

Fakta Kebakaran di Tambora, Tewaskan 5 Orang dalam 1 Keluarga

Megapolitan
Profil Jeff Smith, Dua Kali Tertangkap dan Konsumsi Narkoba sejak Lulus SMA

Profil Jeff Smith, Dua Kali Tertangkap dan Konsumsi Narkoba sejak Lulus SMA

Megapolitan
Dakwaan Munarman: Ajak Dukung ISIS hingga Rangkaian Kegiatan Baiat

Dakwaan Munarman: Ajak Dukung ISIS hingga Rangkaian Kegiatan Baiat

Megapolitan
UPDATE: Tambah Satu Kasus di Tangsel, 36 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah Satu Kasus di Tangsel, 36 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tak Ada Penambahan Kasus di Kota Tangerang, 13 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tak Ada Penambahan Kasus di Kota Tangerang, 13 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Dirut PT Transjakarta: Tidak Ada Sopir Kerja Lebih dari 8 Jam Per Hari

Dirut PT Transjakarta: Tidak Ada Sopir Kerja Lebih dari 8 Jam Per Hari

Megapolitan
Tawuran di Serpong, Seorang Terluka

Tawuran di Serpong, Seorang Terluka

Megapolitan
Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba: Pernah Tertangkap dan Konsumsi Sejak Lulus SMA

Megapolitan
Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Tunadaksa Jatuh dan Terlindas di Cengkareng, Diduga karena Tongkat Senggol Crane

Megapolitan
Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Megapolitan
Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Megapolitan
1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.