Kompas.com - 27/08/2013, 09:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (dua dari kiri) dan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Budi Karya (tiga dari kiri) tengah berdiskusi soal desain Waduk Ria Rio, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (19/8/2013). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo (dua dari kiri) dan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Budi Karya (tiga dari kiri) tengah berdiskusi soal desain Waduk Ria Rio, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (19/8/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur PT Jakarta Propertindo Budi Karya pasrah jika modal yang disuntikkan ke BUMD yang dipimpinnya di bawah nilai yang diajukan Pemerintah Provinsi DKI pada DPRD DKI. PT Jakpro pun akan fokus mengerjakan proyek yang telah menjadi prioritasnya saja.

"Kita akan konsentrasi untuk Palyja saja. Itu udah dimandatkan Pemprov DKI. Kita diminta mengambil 49 persen saham Palyja yang dimiliki Astratel," ujar Budi kepada wartawan, Selasa (27/8/2013).

Budi menjelaskan, sebenarnya PT Jakpro memiliki banyak pekerjaan rumah yang cukup berat. Misalnya, pembebasan lahan untuk dijadikan rumah susun dan sebagainya. Atas dasar itu, pihaknya meningkatkan modal dari Rp 750 miliar menjadi Rp 2 triliun untuk memastikan proyek berjalan.

PT Jakpro telah memiliki modal Rp 750 miliar. Tinggal Pemprov DKI menyuntikkan sisa modalnya. Sayangnya, DPRD hanya menyetujui modal sebesar Rp 800 miliar saja. Pasalnya, nilai itulah yang tercantum dalam KUAPPAS (Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara).

"Tanggapan saya, apa pun yang diputuskan oleh Pemprov dan dewan sudah melalui penglihatan dimensi yang banyak. Keduanya adalah payung," ujar Budi.

Hingga saat ini, pembelian saham Palyja pun masih dalam proses, yakni meninjau dokumen-dokumen resmi sebelum proses pembelian saham dilanjut. Dengan demikian, lanjut Budi Karya, total nominal pembelian pun belum bisa diketahui secara pasti.

Pemprov DKI akan mengajukan dana Rp 2,5 triliun dalam APBD Perubahan. Dari jumlah itu, Rp 1 triliun di antaranya ditujukan demi penambahan modal ketiga BUMD DKI yakni Bank DKI, PT Jakarta Propertindo, dan Sarana Jaya.

Di sisi lain, DPRD DKI Jakarta menganggap bahwa jumlah itu terlalu besar dan dikhawatirkan tidak akan berkontribusi ke pendapatan Pemprov DKI. Apalagi, sesuai KUAPPAS, jumlah modal yang diberi di bawah Rp 1 triliun.

Ketua DPRD DKI Jakarta Ferrial Sofyan memperkirakan, jumlah modal yang disetujui pihaknya yakni sekitar Rp 800 miliar saja. Keputusan itu akan dilakukan pada rapat paripurna pembahasan RAPBD Perubahan Rabu mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hepatitis Misterius Merebak, Orangtua Diminta Segera Bawa Anaknya ke Rumah Sakit jika Alami Gejala Ini

Hepatitis Misterius Merebak, Orangtua Diminta Segera Bawa Anaknya ke Rumah Sakit jika Alami Gejala Ini

Megapolitan
Klaim Dapat Sponsor dari Luar Negeri, Panitia Formula E Bakal Umumkan Sponsor Pekan Depan

Klaim Dapat Sponsor dari Luar Negeri, Panitia Formula E Bakal Umumkan Sponsor Pekan Depan

Megapolitan
Berkaca Kasus Pembunuhan di Jatisampurna, Polisi Minta Korban Melapor jika Ada Kasus Perselingkuhan

Berkaca Kasus Pembunuhan di Jatisampurna, Polisi Minta Korban Melapor jika Ada Kasus Perselingkuhan

Megapolitan
Meski Ada Pelonggaran, Sekolah di Jakarta Utara Tetap Wajib Pakai Masker

Meski Ada Pelonggaran, Sekolah di Jakarta Utara Tetap Wajib Pakai Masker

Megapolitan
Dinkes DKI: Rata-rata Pasien Hepatitis Akut Misterius Alami Gejala Demam, Mual, Muntah, Nyeri Perut

Dinkes DKI: Rata-rata Pasien Hepatitis Akut Misterius Alami Gejala Demam, Mual, Muntah, Nyeri Perut

Megapolitan
Sopir Kurang Konsentrasi, Toyota Innova Tabrak Pohon lalu Terperosok ke Got di Cikarang

Sopir Kurang Konsentrasi, Toyota Innova Tabrak Pohon lalu Terperosok ke Got di Cikarang

Megapolitan
Dinkes Jakarta Utara Imbau Warga Lansia dan Berkomorbid Tetap Pakai Masker

Dinkes Jakarta Utara Imbau Warga Lansia dan Berkomorbid Tetap Pakai Masker

Megapolitan
Polisi Buka Peluang Restorative Justice dalam Kasus Pengeroyokan oleh Putra Siregar dan Rico Valentino

Polisi Buka Peluang Restorative Justice dalam Kasus Pengeroyokan oleh Putra Siregar dan Rico Valentino

Megapolitan
Kasus Pembunuhan di Jatisampurna, Pelaku Mengaku Bunuh Korban ke Suami lalu Serahkan Diri ke Polsek

Kasus Pembunuhan di Jatisampurna, Pelaku Mengaku Bunuh Korban ke Suami lalu Serahkan Diri ke Polsek

Megapolitan
Kapasitas Ditambah Jadi 80 Persen, KRL dari Stasiun Tangerang Bisa Angkut Lebih Banyak Penumpang

Kapasitas Ditambah Jadi 80 Persen, KRL dari Stasiun Tangerang Bisa Angkut Lebih Banyak Penumpang

Megapolitan
Perempuan Tewas Terlindas Truk di Koja, Anak yang Diboncengnya Terluka di Kepala dan Tangan

Perempuan Tewas Terlindas Truk di Koja, Anak yang Diboncengnya Terluka di Kepala dan Tangan

Megapolitan
Polisi Kembali Panggil Chandrika Chika untuk Diperiksa Terkait Kasus Pengeroyokan oleh Putra Siregar

Polisi Kembali Panggil Chandrika Chika untuk Diperiksa Terkait Kasus Pengeroyokan oleh Putra Siregar

Megapolitan
Kronologi Perempuan Tewas Terlindas Truk di Koja, Motor Korban Serempet Trailer

Kronologi Perempuan Tewas Terlindas Truk di Koja, Motor Korban Serempet Trailer

Megapolitan
Dalami Motif Peneror Bom Kedubes Belarus, Polisi: Kami Sudah Tahu Informasi Akunnya

Dalami Motif Peneror Bom Kedubes Belarus, Polisi: Kami Sudah Tahu Informasi Akunnya

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembunuhan Pria Bertato di Cibitung

Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembunuhan Pria Bertato di Cibitung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.