Kompas.com - 28/08/2013, 09:23 WIB
Kandungan protein dan serat dalam kedelai bisa membantu menurunkan berat badan. SHUTTERSTOCKKandungan protein dan serat dalam kedelai bisa membantu menurunkan berat badan.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kenaikan harga kedelai tidak hanya memengaruhi pedagang tempe dan tahu. Pedagang kembang tahu juga terkena imbasnya.

"Sekarang kedelai naik dari Rp 385.000 per setengah kuintal menjadi Rp 450.000," ujar Maspuah, pedagang kembang tahu yang tinggal di RT 01 RW 03, Kelurahan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2013).

Dengan kenaikan harga tersebut, mau tidak mau pedagang kembang tahu ini menaikkan harga dagangannya. Kembang tahu yang biasa dijual seporsi Rp 4.000, kini menjadi Rp 5.000.

Adapun susu kedelai dan kerupuk ampas tahu juga naik Rp 500. Hal tersebut menyebabkan banyak sekali konsumen yang protes. Protes mengenai harga, dan membandingkan dengan pedagang lain.

"Ada yang bilang, kok naik sih harganya, dipasar A harga susu kedelai masih Rp 2.000, kok ini beda Rp 500. Ya, kita jelasin aja harga kedelai naik, ada yang ngerti ada yang enggak," ujar Maspuah.

Maspuah biasa berjualan kembang tahu di Kompleks Bona. Pedagang kembang tahu ini sudah berjualan selama 13 tahun. Ia biasa membeli kedelai pada agen di Pasar Kebayoran Lama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Lurah di Jakpus Paksa Warga Vaksinasi: Jemput ke Rumah hingga Tak Beri Bansos

Cara Lurah di Jakpus Paksa Warga Vaksinasi: Jemput ke Rumah hingga Tak Beri Bansos

Megapolitan
Wagub DKI: Sekalipun Diperkenankan di Warung, Sebaiknya Makan di Rumah

Wagub DKI: Sekalipun Diperkenankan di Warung, Sebaiknya Makan di Rumah

Megapolitan
Fakta Tersebarnya Foto Vaksinasi Dosis Ketiga di DPRD DKI Jakarta

Fakta Tersebarnya Foto Vaksinasi Dosis Ketiga di DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Dari Pungli hingga Salah Sasaran Penerima, Ini Ragam Masalah Bansos di Jabodetabek

Dari Pungli hingga Salah Sasaran Penerima, Ini Ragam Masalah Bansos di Jabodetabek

Megapolitan
4 Fakta Satpol PP Gadungan Tipu 9 Orang dan Bibinya dengan Modus Rekrutmen Ilegal

4 Fakta Satpol PP Gadungan Tipu 9 Orang dan Bibinya dengan Modus Rekrutmen Ilegal

Megapolitan
UPDATE 29 Juli: Tambah 409 Kasus di Kota Tangerang, 6.809 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 29 Juli: Tambah 409 Kasus di Kota Tangerang, 6.809 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Fakta Kasus Pasien Covid-19 Jajan Bakso Keliling: Pedagang Tak Tahu, Hotel Akui Lalai

Fakta Kasus Pasien Covid-19 Jajan Bakso Keliling: Pedagang Tak Tahu, Hotel Akui Lalai

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Uang Bansos Dipotong Ketua RW di Depok | Seleb TikTok Didenda Rp 12 Juta

[POPULER JABODETABEK] Uang Bansos Dipotong Ketua RW di Depok | Seleb TikTok Didenda Rp 12 Juta

Megapolitan
Insiden Pungutan Bansos Tunai di Depok, Penyaluran Diduga Tidak Door To Door

Insiden Pungutan Bansos Tunai di Depok, Penyaluran Diduga Tidak Door To Door

Megapolitan
UPDATE 29 Juli: Depok Catat 1.233 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Kedua Selama Pandemi

UPDATE 29 Juli: Depok Catat 1.233 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Kedua Selama Pandemi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jakarta Terik, Bogor Mendung Malam Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jakarta Terik, Bogor Mendung Malam Nanti

Megapolitan
Sebagian Lampu PJU di Kota Tangerang Mulai Dinyalakan

Sebagian Lampu PJU di Kota Tangerang Mulai Dinyalakan

Megapolitan
Korban Pungli Bansos di Kota Tangerang Dapat Layangkan Pengaduan ke Nomor 08111500293

Korban Pungli Bansos di Kota Tangerang Dapat Layangkan Pengaduan ke Nomor 08111500293

Megapolitan
Wagub DKI Minta Warga Berdiam di Rumah demi Cegah Penularan Virus Corona Varian Delta Plus

Wagub DKI Minta Warga Berdiam di Rumah demi Cegah Penularan Virus Corona Varian Delta Plus

Megapolitan
Gudang Onderdil di  Sunter Terbakar, Api Berasal dari Obat Nyamuk yang Jatuh ke Kasur

Gudang Onderdil di Sunter Terbakar, Api Berasal dari Obat Nyamuk yang Jatuh ke Kasur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X