Kompas.com - 30/08/2013, 08:23 WIB
MRT di Singapura dan Kuala Lumpur adalah transportasi favorit yang murah. KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMANMRT di Singapura dan Kuala Lumpur adalah transportasi favorit yang murah.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

"Ini yang kurang diantisipasi," ujarnya.

Kementerian Perhubungan pernah melansir, perlintasan sebidang yang ada di Jakarta dan sekitarnya jumlahnya mencapai 509. Sebanyak 309 merupakan perlintasan resmi dan sisanya, 200 perlintasan, adalah perlintasan ilegal.

Pengamat Perkeretaapian, Djoko Setijowarno, mengatakan, cara untuk mengatasi perlintasan sebidang adalah dengan membangun jalur layang atau jalur bawah tanah (subway). Pembangunan jembatan layang ataupun terowongan, menurutnya, tidak akan memutus akses jalan bagi kendaraan darat yang lain. Hal itu karena di kiri dan kanan jembatan layang ataupun terowongan itu masih ada jalan raya.

"Masih ada jalan liar sebab tidak diawasi, dijaga, dan disterilkan. Apalagi dengan jadwal perjalanan kereta baru per 1 April 2013, keberangkatan dan kedatangan KRL akan lebih banyak," ungkapnya saat mengomentari penambahan jumlah perjalanan KRL pada April 2013 yang lalu.

Kemacetan segera teratasi

Pembangunan jalur tengah kereta layang tahun depan diungkapkan oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono saat melakukan peninjauan bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di jalur kereta Manggarai-Kampung Bandan, Rabu (28/8/2013).

"Tahun depan, kita akan mulai membangun lintas timur. Total proyek direncanakan lima tahun. Tapi, kami dan Pak Gub (Gubernur DKI Jakarta) terus mempercepatnya," kata Bambang.

Sementara Jokowi mengharapkan keberadaan kereta layang dapat menarik pengguna kendaraan pribadi ke transportasi massal. Dengan demikian, persoalan kemacetan Ibu Kota dapat terselesaikan. Masa pembangunan jalur ini akan berlangsung lima tahun. Artinya, jalur lingkar kereta layang akan siap digunakan tahun 2019.

Pembangunan jalur lingkar layang merupakan proyek patungan antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan PT Kereta Api Indonesia. Pemerintah pusat bertanggung jawab pada pembangunan fisik rel, Pemprov DKI pada sarana dan prasarana pendukung, dan PT KAI pada pengadaan kereta.

Proyek pembangunan akan menelan biaya hingga Rp 9 triliun untuk seluruh jalur lingkar sepanjang 27 kilometer. Dana 2,5 triliun untuk lintas timur (Kampung Bandan-Senen-Pondok Jati) sejauh 10 kilometer, sedangkan sisanya untuk lintas barat (Manggarai-Tanah Abang-Angke-Kampung Bandan) yang memiliki jarak 17 kilometer.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Remaja Bercanda Transaksi Narkoba Usai Shalat Id, Dibawa ke Kantor Polisi

Tiga Remaja Bercanda Transaksi Narkoba Usai Shalat Id, Dibawa ke Kantor Polisi

Megapolitan
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Anies Siapkan Dua Lapis Screening Saat Arus Balik

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Anies Siapkan Dua Lapis Screening Saat Arus Balik

Megapolitan
Jakarta Catat 632 Kasus Baru Covid-19, 30 Pasien Meninggal dalam Sehari

Jakarta Catat 632 Kasus Baru Covid-19, 30 Pasien Meninggal dalam Sehari

Megapolitan
Update: 53 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Update: 53 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Kedua Lebaran, Hampir 23.000 Orang Kunjungi TMII

Hari Kedua Lebaran, Hampir 23.000 Orang Kunjungi TMII

Megapolitan
Penyekatan Kendaraan Keluar Jakata Berakhir Malam Ini, Tol Layang MBZ Pun Kembali Dibuka

Penyekatan Kendaraan Keluar Jakata Berakhir Malam Ini, Tol Layang MBZ Pun Kembali Dibuka

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan 3 Toko dan 2 Rumah di Jalan Sultan Agung Bekasi

Kebakaran Hanguskan 3 Toko dan 2 Rumah di Jalan Sultan Agung Bekasi

Megapolitan
Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Megapolitan
Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Megapolitan
Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
Cerita Natalia Tetap Bekerja Saat Merayakan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus

Cerita Natalia Tetap Bekerja Saat Merayakan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus

Megapolitan
Banyak yang Tak Pakai Masker di TPU Sawangan, Peziarah: Kayak Gak Takut Covid-19

Banyak yang Tak Pakai Masker di TPU Sawangan, Peziarah: Kayak Gak Takut Covid-19

Megapolitan
Petugas Cegat Warga yang Gunakan Ambulans untuk Jalan-jalan

Petugas Cegat Warga yang Gunakan Ambulans untuk Jalan-jalan

Megapolitan
Pengunjung Membeludak, Pintu Timur Ancol Ditutup Sementara

Pengunjung Membeludak, Pintu Timur Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengguna KRL Naik Selama Libur Lebaran, KCI Tambah 6 Jadwal Perjalanan

Pengguna KRL Naik Selama Libur Lebaran, KCI Tambah 6 Jadwal Perjalanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X