Kompas.com - 01/09/2013, 19:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memantau kondisi Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (20/8/2013). Setelah proses relokasi pedagang kaki lima (PKL) ke Blok G berhasil dilakukan, Pemprov DKI mulai mempercantik blok tersebut untuk kenyamanan pedagang dan pengunjung. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESGubernur DKI Jakarta Joko Widodo memantau kondisi Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (20/8/2013). Setelah proses relokasi pedagang kaki lima (PKL) ke Blok G berhasil dilakukan, Pemprov DKI mulai mempercantik blok tersebut untuk kenyamanan pedagang dan pengunjung.
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memastikan bahwa pedagang kaki lima yang telah mendapatkan kios di Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah mulai berjualan secara serentak mulai Senin (2/9/2013).

Kepastian itu ia sampaikan setelah ia mengecek berbagai persiapan di Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Kita lihat besok, saya cek kesiapannya. Blok G sudah siap, besok kita buka jam 09.00 pagi," kata Jokowi seusai memberikan pengarahan kepada caleg PDI-Perjuangan, di kantor DPC PDI-P, Jakarta Timur, Minggu (1/9/2013).

Melalui pembukaan Blok G Tanah Abang itu, Jokowi yakin pasar akan kembali semarak karena ia mempromosikannya di sejumlah media, baik media internet, surat kabar, maupun radio.

Selain itu, berbagai upaya seperti pengecatan, renovasi, perbaikan gorong-gorong, pergantian pintu geser (rolling door) di setiap los, dan perubahan rute angkutan kota melewati Pasar Blok G telah dilakukan.

Kendati demikian, ia belum mau berbicara banyak terkait peresmian Blok G esok hari. "Besok lihatlah," kata Jokowi.

Ia menyebutkan, sebanyak 1.100 kios di Pasar Blok G telah terisi. Ribuan kios itu terdiri dari pedagang yang memenuhi syarat dan mengikuti pendaftaran awal dan verifikasi hingga mendapatkan undian nomor kios.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara untuk pengalihan arus lalu lintas di kawasan tersebut telah berlaku permanen dan dijaga penuh oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Hal itu menjadikan kawasan itu lebih lancar dari biasanya.

Kepala Suku Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Jakarta Pusat, Slamet Widodo mengatakan, para pedagang itu secara serentak akan menempati dan membuka losnya secara resmi pada Senin, 2 September 2013 mendatang. "Senin pagi, ada berbagai acara yang disiapkan PD Pasar Jaya," ujarnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Megapolitan
Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Megapolitan
Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Megapolitan
Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Megapolitan
Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Megapolitan
Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Megapolitan
Tuduh Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Youtuber Savas Dijerat UU ITE

Tuduh Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Youtuber Savas Dijerat UU ITE

Megapolitan
Kronologi Pengendara Honda HRV Tabrak 3 Pemotor di Rawa Buntu

Kronologi Pengendara Honda HRV Tabrak 3 Pemotor di Rawa Buntu

Megapolitan
Berbagai Aturan Dilonggarkan, Seperti Apa Situasi Covid-19 Terkini di Jakarta?

Berbagai Aturan Dilonggarkan, Seperti Apa Situasi Covid-19 Terkini di Jakarta?

Megapolitan
Polisi Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis yang Dikendalikan oleh Napi

Polisi Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis yang Dikendalikan oleh Napi

Megapolitan
Pemprov DKI Dinilai Lempar Tanggung Jawab soal Kelanjutan Bansos Tunai

Pemprov DKI Dinilai Lempar Tanggung Jawab soal Kelanjutan Bansos Tunai

Megapolitan
Jual Konten MOLA secara Ilegal, 10 Orang Dilaporkan ke Bareskrim

Jual Konten MOLA secara Ilegal, 10 Orang Dilaporkan ke Bareskrim

Megapolitan
Kelanjutan Bansos Tunai Jakarta Belum Jelas, Politisi DPRD: Alihkan Anggaran Formula E

Kelanjutan Bansos Tunai Jakarta Belum Jelas, Politisi DPRD: Alihkan Anggaran Formula E

Megapolitan
Makelar Tanah Normalisasi Ciliwung, Warga: Mereka Minta Bagian 25 Persen

Makelar Tanah Normalisasi Ciliwung, Warga: Mereka Minta Bagian 25 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.