Kompas.com - 03/09/2013, 19:22 WIB
Kombes Sumirat Dwiyanto
Humas Badan Narkotika Nasional KOMPAS/WISNU WIDIANTOROKombes Sumirat Dwiyanto Humas Badan Narkotika Nasional
|
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang kurir narkoba berinisial MR alias GZ (30) ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) saat tengah menumpang sebuah bus di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur dengan tujuan Bali.

Tersangka yang diketahui bekerja sebagai penjaga toko di Bali itu diamankan lantaran membawa narkotika golongan I jenis Sabu.

Kepala Bagian Humas BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto, mengatakan tersangka diamankan di terminal Rawamangun pada Minggu (25/8/2013) sekitar pukul 17.30 WIB. 

"Tersangka ditangkap saat hendak mau kembali ke Bali," kata Sumirat, dalam keterangannya kepada wartawan di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (3/9/2013).

Sumirat melanjutkan, pelaku diperintahkan seorang narapidana di Jakarta untuk mengambil barang haram tersebut di sebuah mini market yang berada di kawasan Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur.

Namun saat hendak kembali ke Bali, perbuatan tersangka diketahui aparat BNN sehingga dapat diamankan dengan barang bukti sabu seberat 155 gram yang dikemas dalam dua bungkus plastik berisi kotak bungkus kopi.

"Hingga saat ini petugas masih memeriksa tersangka untuk mengembangkan kasus ini," ujar Sumirat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari perbuatan tersebut pelaku terancam dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Pelaku terancam maksimal hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Megapolitan
Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Megapolitan
Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Megapolitan
Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Megapolitan
Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa terkait Kebakaran

Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa terkait Kebakaran

Megapolitan
Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggungjawab Pemerintah Pusat

Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggungjawab Pemerintah Pusat

Megapolitan
Manajer Holywings Kemang Ditetapkan sebagai Tersangka

Manajer Holywings Kemang Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
2 Kurir Narkoba Ditangkap, 2.199 Butir Ekstasi Diamankan

2 Kurir Narkoba Ditangkap, 2.199 Butir Ekstasi Diamankan

Megapolitan
Dukung PTM Terbatas, Orangtua Murid di Bekasi Sumbang Disinfektan ke Sekolah

Dukung PTM Terbatas, Orangtua Murid di Bekasi Sumbang Disinfektan ke Sekolah

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata, Wagub DKI: Agar Tak Terjadi Kerumunan

Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata, Wagub DKI: Agar Tak Terjadi Kerumunan

Megapolitan
Gagal Menjambret Ponsel, Dua Pelaku Tertangkap Warga

Gagal Menjambret Ponsel, Dua Pelaku Tertangkap Warga

Megapolitan
Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Megapolitan
330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

Megapolitan
Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.