Kompas.com - 04/09/2013, 09:22 WIB
Pembangunan jalan akses menuju dan keluar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (18/2/2013). Pembangunan infrastruktur ini diharapkan akan memperlancar arus keluar masuk angkutan barang dan petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini mencapai 9.000 unit tiap hari.
KOMPAS/HERU SRI KUMOROPembangunan jalan akses menuju dan keluar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (18/2/2013). Pembangunan infrastruktur ini diharapkan akan memperlancar arus keluar masuk angkutan barang dan petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini mencapai 9.000 unit tiap hari.
EditorLaksono Hari Wiwoho
JAKARTA, KOMPAS.com— Separuh dari 83 pemilik bidang tanah di ruas Jalan Jampea-Jalan Sulawesi yang menjadi target pembangunan Tol Tanjung Priok sepakat dengan ganti rugi Rp 12 juta per meter persegi. Hal ini merupakan perkembangan positif di tengah molornya pembebasan lahan dan pembangunan jalan.

Sekretaris Kota Jakarta Utara sekaligus Ketua Panitia Pembebasan Tanah Tol Tanjung Priok Muhamad Yuliadi, Selasa (3/9), mengatakan, sebelumnya, 83 pemilik bidang tanah di sana yang masuk dalam Seksi NS-Link (sepanjang 2,24 kilometer) menuntut ganti rugi Rp 35 juta per meter persegi.

”Kami dekati satu per satu. Sejauh ini belum tuntas semua, tetapi selalu ada perkembangan pembebasan lahan,” ujarnya.

Jalan Tol Tanjung Priok dibangun membentang mulai dari Cilincing hingga Plumpang sepanjang 11,4 kilometer. Akses ini merupakan bagian dari jaringan tol di Jabodetabek yang terhubung dengan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR), Tol Dalam Kota, dan Tol Pelabuhan.

Pembangunan akses Tol Tanjung Priok ditargetkan rampung pada 2015. Namun, pembangunannya menemui kendala pembebasan lahan, terutama di Seksi E2 (Cilincing-Jampea) dan Seksi NS-Link. Dampaknya, waktu pembangunan mundur dari rencana semula, yakni dari Januari 2014 menjadi September 2014 (Seksi E2), dan Seksi NS-Link mundur setahun, setidaknya hingga Agustus 2013.

Menurut Yuliadi, pekerja langsung menggarap bidang-bidang lahan yang telah dibebaskan. Beberapa bangunan di Jalan Sulawesi dan Jampea, misalnya, telah dirobohkan dan digali untuk pembangunan fondasi.

Berdasarkan data Satuan Kerja Pembangunan Tol Tanjung Priok, hingga pekan akhir Juni 2013, ada 113 bidang dari 209 bidang lahan yang belum bebas di Seksi NS-Link. Sementara di Seksi E2, ada 87 bidang seluas 91.095 meter persegi dari target 158 bidang (96.936 meter persegi) yang belum bebas.

Sebelumnya, Kepala Satuan Kerja Proyek Tol Tanjung Priok Bambang Nurhadi mengatakan, sejumlah solusi telah dicapai di beberapa lokasi. Pemilik lahan sepakat dengan tawaran tim penilai. Sebagian lain disiasati secara teknik agar proyek tak terganggu dan berlarut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain menghubungkan jaringan tol, pembangunan akses Tol Tanjung Priok diharapkan juga mengatasi kemacetan di jalur umum serta memperlancar arus barang dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok. (MKN)



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Megapolitan
Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Megapolitan
Sidang Rizieq Shihab Kasus Tes Usap RS Ummi Dilanjut Kamis Mendatang dengan Agenda Duplik

Sidang Rizieq Shihab Kasus Tes Usap RS Ummi Dilanjut Kamis Mendatang dengan Agenda Duplik

Megapolitan
Terkendala Zonasi, Anak Berkebutuhan Khusus Kesulitan Masuk Sekolah Impian

Terkendala Zonasi, Anak Berkebutuhan Khusus Kesulitan Masuk Sekolah Impian

Megapolitan
Terjadi Lagi, Truk Tabrak Warung di Ciputat karena Tak Kuat Tanjak Jalan Layang Tol

Terjadi Lagi, Truk Tabrak Warung di Ciputat karena Tak Kuat Tanjak Jalan Layang Tol

Megapolitan
Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Megapolitan
Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Megapolitan
Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Megapolitan
Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Megapolitan
Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Megapolitan
Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Megapolitan
Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Pikir-pikir untuk Banding

Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Pikir-pikir untuk Banding

Megapolitan
Polda Metro Tegaskan Bakal Tindak Anggotanya jika Terlibat Pungli di Tanjung Priok

Polda Metro Tegaskan Bakal Tindak Anggotanya jika Terlibat Pungli di Tanjung Priok

Megapolitan
RSUD Kemayoran Hampir Penuh, Tersisa 2 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

RSUD Kemayoran Hampir Penuh, Tersisa 2 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X