Kompas.com - 04/09/2013, 13:31 WIB
Sepuluh anggota Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan menerima hukuman atas tindakan indisipliner lalai menjaga dan meninggalkan tugasnya, Rabu (4/9/2013). Wartakotalive.com/Yoseph SuhirnoSepuluh anggota Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan menerima hukuman atas tindakan indisipliner lalai menjaga dan meninggalkan tugasnya, Rabu (4/9/2013).
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Sepuluh anggota Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan mendapatkan hukuman karena lalai menjaga dan meninggalkan tugasnya. Pada saat ada pemantauan, mereka juga tidak ada di tempat.

Hukuman atas tindak indisipliner itu berupa push-up, lari, dan hormat di depan tiang bendera selama satu jam. Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Sulistiarto mengatakan, hukuman indisipliner ini untuk melakukan pembinaan terhadap anggotanya.

"Tentunya agar menyadari, memahami, menaati tentang perintah-perintah yang disampaikan pembinanya," katanya, Rabu (4/9/2013).

Ia mengatakan, selain hukuman tak tertulis, pembinaan juga dapat dilakukan secara tertulis. Hukuman tertulis dilakukan jika anggota satpol PP melanggar aturan prinsip sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

"Secara tidak tertulis tentunya akan saya lakukan satu gerakan fisik yang membangun bagi mereka agar menyadari betul dan tidak mengulangi lagi," ujarnya.

Sulistiarto mengatakan, hukuman fisik berupa push-up, lari, ataupun hormat bendera dimaksudkan agar petugas indisipliner menyadari dan mencintai Tanah Air. Jika melanggar lagi, maka mereka akan dikenakan hukuman secara tertulis. "Secara administratif akan saya laporkan kepada pimpinan," kata Sulistiarto. (Yoseph Suhirno)



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 59 Kasus di Depok, 1.369 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 59 Kasus di Depok, 1.369 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 28 Kasus di Kabupaten Bekasi, 379 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 28 Kasus di Kabupaten Bekasi, 379 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Agenda Sidang Senin: Rizieq Shihab Diperiksa dan Dituntut

Agenda Sidang Senin: Rizieq Shihab Diperiksa dan Dituntut

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jakarta dan Bogor Berpeluang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jakarta dan Bogor Berpeluang Hujan Ringan

Megapolitan
Korsleting Listrik, Toyota Avanza Hangus Terbakar di Otista

Korsleting Listrik, Toyota Avanza Hangus Terbakar di Otista

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Bekasi Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Bekasi Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Tiba di Indonesia, 1.278 Pekerja Migran Langsung Dikarantina di Wisma Atlet

Tiba di Indonesia, 1.278 Pekerja Migran Langsung Dikarantina di Wisma Atlet

Megapolitan
Pemohon SIKM Butuh Surat Rekomendasinya, Perangkat RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jujur

Pemohon SIKM Butuh Surat Rekomendasinya, Perangkat RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jujur

Megapolitan
Kronologi Kelompok Debt Collector Adang Babinsa, Pemimpinnya Ajak 8 Teman untuk Cari Mobil Incaran

Kronologi Kelompok Debt Collector Adang Babinsa, Pemimpinnya Ajak 8 Teman untuk Cari Mobil Incaran

Megapolitan
Update 9 Mei: Bertambah 809, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 415.647

Update 9 Mei: Bertambah 809, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 415.647

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa, 9 di Antaranya Ada di Video Viral

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa, 9 di Antaranya Ada di Video Viral

Megapolitan
SPSI Sebut Masih Ada Perusahaan di Kota Tangerang yang Belum Lunasi THR Tahun Lalu

SPSI Sebut Masih Ada Perusahaan di Kota Tangerang yang Belum Lunasi THR Tahun Lalu

Megapolitan
Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X