Kompas.com - 04/09/2013, 15:57 WIB
Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, I Made Karmayoga Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, I Made Karmayoga
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah sempat tertunda beberapa kali, pembukaan pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Jakarta dipastikan akan dibuka pada Rabu (4/9/2013) pukul 17.00. DKI Jakarta mendapat kuota penerimaan 1.515 lowongan CPNS.

"Nanti sore jam 17.00 WIB dibuka di online," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta I Made Karmayoga, Rabu siang di Balaikota Jakarta.

Menurut Made, penundaan pembukaan pendaftaran CPNS pada hari sebelumnya disebabkan belum adanya persetujuan soal formasi penempatan para CPNS oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI. "Sekarang tidak mungkin kita jalankan kalau tak ada persetujuan pusat," ujarnya.

Made menjelaskan, sesuai arahan Gubernur DKI Joko Widodo dan dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, formasi itu akan didominasi dua sektor, yakni pendidikan dan kesehatan. Kedua sektor tersebut akan diprioritaskan untuk CPNS baru karena program Jakarta Baru yang digagas Jokowi-Basuki menitikberatkan kepada dua sektor itu.

"Saya belum tahu jumlah tepatnya berapa, tapi bagaimanapun Jakarta Baru sesuai visi dan misi Gubernur dan Wagub harus diusahakan," ujarnya.

Pendaftaran CPNS 2013 dilakukan lewat sistem online. Setelah melakukan pendaftaran, peserta akan mengikuti tes pada 29 September dan selanjutnya mengikuti proses sesuai dengan ketentuan Kemenpan dan RB.

Pemprov DKI mengusulkan kepada Kemenpan dan RB mengalokasikan 20 persen CPNS untuk tenaga pendidik, 35 persen untuk tenaga kesehatan, dan 45 persen untuk tenaga teknis (tata kota, planologi, arsitektur), dan umum (sosial, politik, budaya). Tenaga pendidik akan dikhususkan untuk menjadi tenaga pengajar siswa sekolah dasar (SD).

Peserta penerimaan CPNS DKI harus melengkapi beberapa dokumen, yakni KTP, ijazah, transkrip nilai, nilai TOEFL minimal 400, dan usia maksimal 33 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PTM Lanjut meski Kasus Covid-19 Ada di 15 Sekolah, Wagub: Jumlah Sekolah di Jakarta 10.429

PTM Lanjut meski Kasus Covid-19 Ada di 15 Sekolah, Wagub: Jumlah Sekolah di Jakarta 10.429

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Megapolitan
Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Megapolitan
Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Megapolitan
Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Megapolitan
Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Megapolitan
Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Megapolitan
Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Megapolitan
Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Megapolitan
Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Megapolitan
Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Megapolitan
Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Megapolitan
Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.