Kaki Sempat Tergencet Pembatas Jalan, Sopir Taksi Kabur Setelah Kecelakaan

Kompas.com - 06/09/2013, 06:48 WIB
Sebuah taksi bernomor polisi B 1787 NY terlibat kecelakaan tunggal di depan Pasar Jatinegara arah Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (6/9/2013) sekitar pukul 02.00 WIB Kompas.com/Robertus BelarminusSebuah taksi bernomor polisi B 1787 NY terlibat kecelakaan tunggal di depan Pasar Jatinegara arah Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (6/9/2013) sekitar pukul 02.00 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Sopir taksi putih dari operator berinisial KT kabur setelah menabrak beton pembatas jalan di Jalan Raya Bekasi Timur, di depan pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (6/9/2013) dini hari. Belum diketahui identitas sopir dari taksi bernomor polisi B 1787 NY itu.

"Kakinya sempat kegencet rem, sempet tiduran, habis saya tolong, turun dia di situ istirahat. Enggak lama, temennya taksi juga lewat, ngikut temennya, dia kabur," kata salah satu saksi mata di lokasi kejadian, petugas keamanan berinisial SA. Dia mengatakan tak ada luka serius yang dialami sopir itu.

Berdasarkan keterangan SA, saat mengemudi, sopir taksi itu tak mengenakan seragam dan hanya memakai kaus. Namun, ada kartu pengenal di dalam taksi itu. Dia menduga sopir kehilangan kendali karena melaju terlalu kencang di tikungan, sementara belum begitu lama hujan membasahi jalan tersebut. Kemungkinan lain, sopir mengantuk.

Petugas Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Wilayah Jakarta Timur, Bripka Ratim, membenarkan bahwa sopir taksi tersebut telah melarikan diri. "Proses diamankan dulu barang bukti. Terus dicari sopirnya. Mobil (mau) diderek dibawa ke Kebon Nanas," ujar Ratim.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Taksi pun tidak sedang membawa penumpang saat kecelakaan terjadi. Dugaan kencangnya laju taksi, diperkuat kondisi kendaraan yang ringsek dan beton pembatas jalan yang tergeser setelah ditabrak.


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa Ke-4 di RS Polri

Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa Ke-4 di RS Polri

Megapolitan
Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Megapolitan
Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Megapolitan
Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Megapolitan
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Megapolitan
Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.