Kompas.com - 06/09/2013, 16:13 WIB
Pendaftaran CPNS yang dibuka sejak tanggal 4 September 2013 ini membuat animo masyarakat membludak dalam pembuatan surat catatan keterangan kepolisian (SKCK). Sejak seminggu lalu Polres Metro Jakarta Selatan dipenuhi para pembuat SKCK, dari 800 blangko seharinya selalu habis bahkan kurang, Jakarta, Kamis (5/9/2013). KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTIPendaftaran CPNS yang dibuka sejak tanggal 4 September 2013 ini membuat animo masyarakat membludak dalam pembuatan surat catatan keterangan kepolisian (SKCK). Sejak seminggu lalu Polres Metro Jakarta Selatan dipenuhi para pembuat SKCK, dari 800 blangko seharinya selalu habis bahkan kurang, Jakarta, Kamis (5/9/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjamin pelaksanaan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) DKI berlangsung secara transparan. Menurut Basuki, sistem computer assessment test atau CAT dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) semakin membuat pelaksanaan penerimaan CPNS lebih baik.

"Orang dites enggak lagi cuma menunggu soal. Lagi pula, Jakarta itu transparan, jadi kemungkinan orang 'bermain' itu susah," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (6/9/2013).

Ia mengatakan, semua warga dapat melaporkan langsung apabila ada oknum PNS DKI maupun oknum lain yang menjadi calo penerimaan CPNS. Selain itu, Basuki juga meminta para pelamar CPNS tidak percaya kepada calo yang menjanjikan posisi PNS di Pemprov DKI. Basuki menegaskan, ia akan memecat dan memidanakan oknum PNS DKI yang terbukti menjadi calo pegawai.

"Kalau ada yang mau bayar calo mah bodoh banget, sudah tahu kan DKI itu transparan," kata Basuki.

Menurut Basuki, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) telah menentang adanya praktik percaloan. Sejak ia menjadi anggota Komisi II DPR RI, Kemenpan dan RB telah berkomitmen untuk meniadakan suap-menyuap atau menyogok dalam proses penerimaan CPNS.

Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta mendapatkan alokasi 1.515 orang CPNS. Usulan formasi yang disampaikan ke Kemenpan dan RB telah disetujui, yakni 20 persen untuk tenaga pendidikan, khususnya guru kelas SD, 35 persen untuk tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat, tenaga medis), dan 45 persen dari rumpun teknis dan administrasi.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, syarat umum untuk bisa mengikuti CPNS DKI adalah KTP, TOEFL Prediction minimal 400, IPK minimal 2,6 untuk S-1, dan untuk SMK nilai rata-rata rapor 7.

Untuk usia, lulusan S-1 harus berumur 18-33 tahun, lulusan D-3 18-30 tahun, dan lulusan SMK 18-25 tahun. Untuk dapat mengikuti tes CPNS, pelamar dapat mendaftar melalui online maupun PO BOX. Mendaftar melalui jalur online dapat dilakukan di website resmi http://rekrutmen.jakarta.go.id hingga 20 September 2013.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PTM Lanjut meski Kasus Covid-19 Ada di 15 Sekolah, Wagub: Jumlah Sekolah di Jakarta 10.429

PTM Lanjut meski Kasus Covid-19 Ada di 15 Sekolah, Wagub: Jumlah Sekolah di Jakarta 10.429

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Megapolitan
Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Megapolitan
Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Megapolitan
Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Megapolitan
Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Megapolitan
Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Megapolitan
Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Megapolitan
Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Megapolitan
Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Megapolitan
Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Megapolitan
Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Megapolitan
Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.