Olah TKP di Lokasi Kecelakaan Dul Berlangsung Dua Jam

Kompas.com - 08/09/2013, 16:25 WIB
Warga berusaha mengevakuasi korban kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Jagorawi, Jakarta Timur, tepatnya di jalur Jakarta ke Bogor, KM 8-200, Minggu (8/9/2013) dini hari sekitar pukul 00.45 WIB. Kecelakaan yang melibatkan tiga mobil tersebut mengakibatkan 5 orang tewas dan 10 orang lainnya luka-luka. Putra bungsu musisi Ahmad Dhani, Ahmad Abdul Qodir Jaelani (Dul), 13, menjadi salah satu korban luka dalam peristiwa ini. Warta Kota/Alex SubanWarga berusaha mengevakuasi korban kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Jagorawi, Jakarta Timur, tepatnya di jalur Jakarta ke Bogor, KM 8-200, Minggu (8/9/2013) dini hari sekitar pukul 00.45 WIB. Kecelakaan yang melibatkan tiga mobil tersebut mengakibatkan 5 orang tewas dan 10 orang lainnya luka-luka. Putra bungsu musisi Ahmad Dhani, Ahmad Abdul Qodir Jaelani (Dul), 13, menjadi salah satu korban luka dalam peristiwa ini.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara kecelakaan yang melibatkan Abdul Qodir Jaelani alias Dul di KM 08 200 arah Cawang, Tol Jagorawi. Olah TKP ini berlangsung selama dua jam.

"Olah TKP dilakukan sejak jam 13.00 dan selesai jam 15.00 tadi," kata Kepala Seksi Kecelakaan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Miyanto, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/9/2013) sore.

Miyanto menuturkan, penyidikan kecelakaan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri, serta dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan jajarannya. Mengenai siapa pengendaran yang meneyebabkan kecelakaan awal, Miyanto belum dapat menyampaikan karena hal itu masih perlu dalam penyelidikan lebih lanjut.

"Polisi sedang melakukan proses penyidikan, kita tidak mau mengandai-andai, nanti ada saksi ahli kemudian saksi yang mendengar (atau melihat) baru dari situ faktanya bisa diketahui," ujar Miyanto.

Berdasarkan laporan akun twitter PT Jasa Marga @PTJASAMARGA menyebutkan penyidikan di lokasi kecelakaan sudah selesai di lakukan saat ini. Kepadatan kendaraan di lajur 4 arah Cawang menurut akun tersebut sempat terjadi saat olah TKP penyelidikan berlangsung.

"Kalau namanya macet pasti wajar. Kita minta masyarakat memahami karena Itu kewenangan kepolisian untuk menerangkan (mengungkap) suatu perkara," jelas Miyanto.

Dul, putera ketiga Ahmad Dani diketahui terlibat kecelakaan pada Minggu sekitar pukul 00.45 dengan dua kendaraan lainnya yakni Toyota Avanza B 1882 UZJ dan Daihatsu Grandmax B 1349 TFM.  Polisi menduga mobil Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudikan Dul tiba-tiba menabrak pembatas dan masuk di jalur berlawanan lalu menghantam dua kendaraan lainnya.

Akibat kejadian tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia sementara sepuluh orang lainnya mengalami luka-luka. Dul mengalami patah tulang kaki dan menjalani perawatan di RS Pondok Indah. Para korban luka dan tewas dibawa ke berbagai rumah sakit.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Megapolitan
Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Megapolitan
Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Megapolitan
Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Megapolitan
Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Megapolitan
Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Megapolitan
Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Megapolitan
Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Megapolitan
PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

Megapolitan
Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Megapolitan
SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

Megapolitan
Anies Kembali Ingatkan Masyarakat Gunakan Masker Kain saat Keluar Rumah

Anies Kembali Ingatkan Masyarakat Gunakan Masker Kain saat Keluar Rumah

Megapolitan
Anies Ingin Ojek Online Tetap Bisa Angkut Penumpang Selama PSBB

Anies Ingin Ojek Online Tetap Bisa Angkut Penumpang Selama PSBB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X