Pekan Depan, Pembangunan Rusun Jatinegara Kaum Dimulai

Kompas.com - 09/09/2013, 15:29 WIB
Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah DKI Yonathan Pasodung Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah DKI Yonathan Pasodung
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai membangun rumah susun sederhana sewa di Jatinegara Kaum, Jakarta Timur. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Yonathan Pasodung mengatakan, pemancangan tiang pertama atau groundbreaking rusun itu akan dilaksanakan pada pekan depan.

"Minggu depan groundbreaking Rusun Jatinegara Kaum dan sedang dicocokkan waktunya dengan Pak Gubernur," kata Yonathan di Balaikota Jakarta, Senin (9/9/2013).

Yonathan menjelaskan, rusun itu akan digunakan sebagai tempat relokasi warga yang terkena dampak sodetan dan normalisasi Sungai Ciliwung. Pemprov DKI berencana membangun dua dari lima menara rusun dengan daya tampung sekitar 200 kepala keluarga (KK). Untuk dua menara itu, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 45 miliar.

Setiap menara rusun akan dibangun dengan biaya mulai dari Rp 15 miliar hingga Rp 20 miliar. Angka pembangunan tiap rusun berbeda karena disesuaikan dengan daya dukung tanahnya. Pembangunan dua menara rusun tersebut direncanakan akan selesai pada Juli 2014.

"Tiga tower atau blok lainnya akan mulai dibangun tahun depan dan selesai tahun 2015 mendatang," katanya.

Yonathan mengatakan, pemerintah sedang mengkaji keinginan untuk memberikan perabotan di rusun itu, seperti pada Rusunawa Marunda dan Pinus Elok. Menurut dia, fasilitas tambahan alat rumah tangga, bangku, meja, dan televisi tersebut bersifat opsional.

"Semua itu opsional, artinya rusun pemprov itu memang sebenarnya ada huniannya. Tapi, seiring berjalan waktu, kalau nantinya akan ada tambahan failitas TV itu opsional," kata Yonathan.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Megapolitan
Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Megapolitan
Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Megapolitan
Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Megapolitan
Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Megapolitan
Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Megapolitan
5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

Megapolitan
Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Senin Depan, FPI Ingatkan Simpatisan Tak Datangi Polda Metro

Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Senin Depan, FPI Ingatkan Simpatisan Tak Datangi Polda Metro

Megapolitan
FPI Belum Pastikan Rizieq Bisa Penuhi Panggilan Polisi Senin Depan

FPI Belum Pastikan Rizieq Bisa Penuhi Panggilan Polisi Senin Depan

Megapolitan
Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X