Kompas.com - 09/09/2013, 16:50 WIB
Musisi Ahmad Dhani (dua dari kanan) mengunjungi kediaman almarhum Nurmansyah (31) di Jalan Gudang Laut, Rawabadak Selatan, Jakarta Utara. Nurmansyah merupakan salah satu korban tewas dalam kecelakaan yang melibatkan anak Ahmad Dhani, AQJ atau Dul, di jalan tol Jagorawi, Minggu (9/9/2013) dini hari. KOMPAS.com/DIAN FATH RISALAH EL ANSHARIMusisi Ahmad Dhani (dua dari kanan) mengunjungi kediaman almarhum Nurmansyah (31) di Jalan Gudang Laut, Rawabadak Selatan, Jakarta Utara. Nurmansyah merupakan salah satu korban tewas dalam kecelakaan yang melibatkan anak Ahmad Dhani, AQJ atau Dul, di jalan tol Jagorawi, Minggu (9/9/2013) dini hari.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah ditemui Ahmad Dhani, keluarga Nurmansyah merasa lega. Ayah dari Dul, pengendara Mitsubishi Lancer B 80 SAL, dianggap telah bertanggung jawab.

Saat datang bersama kedua putranya, Ahmad Dhani ditemui keluarga Nurmansyah, yaitu Ani Kusmawari (istri), Paikem (nenek) dan Wastiah (ibu), serta Muhammad Rizki (anak). Dalam pertemuan yang berlangsung selama 10 menit tersebut, Dhani menyatakan siap bertanggung jawab secara materiil dan moril.

"Yang penting Ahmad Dhani tanggung jawab sekolah sampai selesai, sudah minta maaf," ujar Nona (38), kerabat Nurmansyah, kepada Kompas.com, Senin (9/9/2013).

Walaupun pihak keluarga sudah ikhlas dan menganggap ini semua takdir, proses hukum tak berhenti.

"Proses hukum tetap dilanjutkan. Kita akan kawal bagaimana kelanjutan dan memantau proses hukumnya," ujar kuasa hukum keluarga Nurmansyah, Ramdhan Alamsyah.

Pihak keluarga masih belum bisa memberi tahu bentuk tanggung jawab Ahmad Dhani secara materiil, hanya menyampaikan Ahmad Dhani akan menyekolahkan anaknya.

Nurmansyah merupakan korban tewas kecelakaan di Km 8+200 Tol Jagorawi pada Minggu (8/9/2013) dini hari. Mobil sedan Mitsubishi Lancer yang ditumpangi Dul, anak Ahmad Dhani, menabrak pembatas jalan dan "terbang" ke jalur arus sebaliknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari arah berlawanan, ada mobil Avanza dan Gran Max yang ditumpangi Nurmansyah bersama rekan kantornya, PT Trac, salah satu jasa ekspedisi di Pelabuhan Tanjung Priok, yang berencana mengambil mobil jemputan di bilangan Cibinong dengan menggunakan Daihatsu Gran Max.

Nurmansyah sempat dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, dia mengembuskan napas terakhirnya pukul 04.00 karena luka parah di kepalanya. Nurman kemudian dibawa ke rumah neneknya di Rawabadak, sekitar pukul 15.00.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

Megapolitan
Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

Megapolitan
Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X