Tak Punya SIM, Puluhan Pelajar Terjaring Razia di Jakarta Timur

Kompas.com - 10/09/2013, 16:37 WIB
Polisi menilang salah satu pelajar di bilangan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2013). Dari razia tersebut, polisi menilang 35 pelajar yang mengemudi tanpa SIM. KOMPAS.COM/RATIH WINANTI RAHAYUPolisi menilang salah satu pelajar di bilangan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2013). Dari razia tersebut, polisi menilang 35 pelajar yang mengemudi tanpa SIM.
|
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Puluhan pelajar terjaring razia yang dilakukan Satwilantas Jakarta Timur di kawasan Jalan Pramuka, Jakarta Timur. Hasilnya, polisi mengamankan 35 kendaraan yang dikendarai anak di bawah umur.

"Ini sebagai upaya pengawasan pengemudi-pengemudi di bawah umur. Anak di bawah umur kan belum bisa dipertanggungjawabkan, masih labil," kata Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli Jalan AKP Bustanuddin Ibrahim, di Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2013).

Dari hasil razia tersebut, diketahui para pengemudi tidak mengantongi surat izin mengemudi (SIM) karena belum memenuhi kriteria umur yang seharusnya, yakni rata-rata berusia di bawah 17 tahun. "Syarat mutlak harus punya SIM. Kalau dia belum cukup umur, kan pasti belum punya SIM," ujarnya.

Bustanuddin mengatakan, kendaraan yang diamankan dari para pelajar, kepemilikannya masih atas nama orangtua mereka. "Selain ditilang, pihak kepolisian akan memanggil orangtua mereka," ujarnya.

Langkah Satwilantas Jakarta Timur melakukan razia terhadap pelajar terkait tingginya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara di bawah umur. Peristiwa terbaru adalah kasus kecelakaan maut yang melibatkan AQJ alias Dul (13), anak bungsu pasangan musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty, di Km 8+200 Tol Jagorawi. Dalam kecelakaan tersebut, enam orang meninggal dunia, setelah mobil Mitsibishi Lancer yang dikendarai Dul menabrak pembatas jalan dan berpindah jalur hingga menghantam kendaraan di hadapannya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Megapolitan
PSI: Gubernur Anies Jadi Harapan Terakhir, Jika Usulan Kenaikan Gaji DPRD DKI Disetujui

PSI: Gubernur Anies Jadi Harapan Terakhir, Jika Usulan Kenaikan Gaji DPRD DKI Disetujui

Megapolitan
Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Megapolitan
Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Megapolitan
2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Megapolitan
Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Megapolitan
Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Megapolitan
Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Megapolitan
Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Megapolitan
Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Megapolitan
Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Megapolitan
Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X