Disdik DKI Larang Pelajar Berkendaraan ke Sekolah

Kompas.com - 11/09/2013, 20:03 WIB
Polisi menilang salah satu pelajar di bilangan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2013). Dari razia tersebut, polisi menilang 35 pelajar yang mengemudi tanpa SIM. KOMPAS.COM/RATIH WINANTI RAHAYUPolisi menilang salah satu pelajar di bilangan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2013). Dari razia tersebut, polisi menilang 35 pelajar yang mengemudi tanpa SIM.
|
EditorEko Hendrawan Sofyan


JAKARTA, KOMPAS.com —
Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta segera mengirimkan surat imbauan kepada orangtua murid agar tidak membiarkan anaknya yang berusia di bawah 17 tahun membawa kendaraan ke sekolah.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan, upaya tersebut terkait dengan kecelakaan maut yang melibatkan AQJ  alias Dul (13) —putra bungsu musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty— hingga menyebabkan enam orang tewas di Km 8+200 Tol Jagorawi, pada Minggu (9/9/2013) dini hari lalu.

"Sekarang kami sedang menyiapkan surat edaran, agar kepala sekolah melakukan sosialisasi. Kita berkirim surat kepada orangtua untuk ikut serta mengawasi anak-anaknya agar tidak membawa kendaraan ke sekolah," kata Agus, di Jakarta, Rabu (11/9/2013).

Dalam surat edaran tersebut, Dinas Pendidikan DKI meminta agar orangtua murid tidak mengizinkan anak usia di bawah 17 tahun yang belum memiliki SIM, menggunakan kendaraan ke sekolah.

Agus mengatakan dalam melakukan pengawasan, orangtua tak serta merta menyerahkan sepenuhnya kepada guru, tetapi harus ambil bagian secara total.

Untuk membatasi ruang pelajar agar tak membawa kendaraan pribadi, pihaknya tengah merumuskan agar sekolah tidak lagi menyediakan ruang parkir.

Agus berharap ke depan orangtualah yang mengantar anak-anaknya atau menggunakan kendaraan umum menuju sekolah. Bahkan, pihaknya menyarankan agar orangtua menyarankan anaknya untuk memanfaatkan bus sekolah yang telah disiapkan Pemprov DKI.

"Bus sekolah sudah disiapkan secara gratis. Siswa dapat memanfaatkannya," kata Agus.

Ke depannya, Dinas Pendidikan DKI akan meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk mengubah atau menambah rute bus sekolah sehingga sekolah yang sebelumnya tidak dilintasi oleh angkutan umum bisa difasilitasi dengan bus sekolah.

Ia juga mengharapkan ratusan bus sedang yang segera tiba di Jakarta, sebagian dialokasikan sebagai bus khusus para pelajar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Megapolitan
Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Megapolitan
Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Megapolitan
Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Jasad Pria Ditemukan di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Megapolitan
Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Megapolitan
Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Megapolitan
Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Megapolitan
Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

Megapolitan
Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

Megapolitan
Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

Megapolitan
Terpapar Covid-19, Anies Isolasi Mandiri di Rumah Dinas Gubernur

Terpapar Covid-19, Anies Isolasi Mandiri di Rumah Dinas Gubernur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X