Pelebaran Jalan Arjuna Diperkirakan Rampung Bulan Depan

Kompas.com - 12/09/2013, 19:22 WIB
Pembebasan lahan di Jalan Arjuna, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (17/7/2013), masih terkendala. Warga belum mau melepaskan tanahnya hingga ada surat dari Pemprov DKI Jakarta. KOMPAS.com/SuharjonoPembebasan lahan di Jalan Arjuna, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (17/7/2013), masih terkendala. Warga belum mau melepaskan tanahnya hingga ada surat dari Pemprov DKI Jakarta.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Proyek pelebaran Jalan Arjuna Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, diperkirakan selesai sesuai target, yakni pada Oktober 2013.

Pengawas proyek dari PT Tabar Pratama Consultant, Edius, mengatakan, 30 orang pekerja dikerahkan untuk menggarap pelebaran jalan itu dari pagi hingga sore. Ia optimistis proyek tersebut akan selesai sesuai jadwal meski terkendala oleh keberadaan jaringan utilitas di jalan tersebut.

Ia mengakui, dengan adanya pekerjaan tersebut, arus lalu lintas di tempat itu tersendat, seperti pada waktu pagi dan sore hari. Meski demikian, hal tersebut membuat mereka lebih termotivasi untuk bekerja.

"Terus jalan untuk proses menuju selesai. Target kita Oktober harus selesai, cuma kendala banyak, banyak utilitas," kata Edius kepada Kompas.com di Jalan Arjuna, Kamis (12/9/2013) sore.


Pantauan Kompas.com, ada dua alat berat yang beroperasi meratakan tanah untuk pelebaran jalan. Tanah di sepanjang jalan itu sudah terlihat rata. Sebagian pekerja tampak memasang batu bata untuk membuat saluran air demi mengantisipasi banjir di tempat itu. Ada pula pekerja yang tengah memperbaiki pipa-pipa air yang rusak akibat perataan tanah tersebut.

Pelebaran jalan dan pembuatan saluran air di Jalan Arjuna ini dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta untuk mengurangi kemacetan dan genangan air di jalan tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Megapolitan
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Megapolitan
Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Megapolitan
Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X