Jokowi Ingin Promosikan Jakarta di Festival Raja Sedunia

Kompas.com - 13/09/2013, 15:55 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan pengusaha Mooryati Soedibyo (dari kiri ke kanan) usai pertemuan membahas Festival Heritage Asean di Jakart bulan Desember 2103 mendatang. Fabian Januarius KuwadoGubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan pengusaha Mooryati Soedibyo (dari kiri ke kanan) usai pertemuan membahas Festival Heritage Asean di Jakart bulan Desember 2103 mendatang.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Perhelatan Festival Raja-raja yang akan digelar di Jakarta menjadi ajang Gubernur DKI Jakarta mempromosikan Jakarta Baru. Acara tersebut akan digelar di Monas, pada 6 hingga 8 Desember 2013.

"Ini demi membangun brand kota Jakarta, mempromosikan Jakarta. Proses ini yang kita laksanakan. Selain itu, juga tentu menjadi ajang silaturahim antar-keraton dan raja-raja dunia," ujar Jokowi seusai pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di Kantor Kemenlu, Pejambon, Jakarta, Jumat (13/9/2013) siang.

Selain kerajaan-kerajaan di Indonesia, pihak panitia telah mengonfirmasi beberapa kerajaan lain di Eropa, antara lain, Kerajaan Monako dan Kerajaan Belanda. Sejumlah persiapan seperti akomodasi para peserta karnaval dari kerajaan tersebut pun, kata Jokowi, telah siap seluruhnya.

Pada kesempatan itu, Marty menjelaskan bahwa Kemenlu memiliki tugas mengundang raja-raja sedunia tersebut ke Indonesia. Tujuan diselenggarakannya acara itu, kata Marty, membuat Kemenlu mendukung penuh festival kesenian dan budaya kerajaan itu.

"Ini bagian dari proyeksi luar negeri Indonesia. Mudah-mudahan acara ini bisa terselenggara dengan baik," ujarnya.

Festival raja-raja sedunia adalah acara berbentuk seni dan budaya yang ditampilkan oleh tiap-tiap kerajaan. Pemprov DKI adalah inisiator acara, yang penyelenggaraannya nanti dibiayai menggunakan APBD DKI.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Megapolitan
Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Tawuran di Manggarai yang Berulang Kali Terjadi

Tawuran di Manggarai yang Berulang Kali Terjadi

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
4.284 Pasien Covid-19 Tersebar di Semua Kecamatan di Depok, Ini Rinciannya

4.284 Pasien Covid-19 Tersebar di Semua Kecamatan di Depok, Ini Rinciannya

Megapolitan
4 Fakta Penangkapan Komplotan Pemalsu Surat Tes Covid-19

4 Fakta Penangkapan Komplotan Pemalsu Surat Tes Covid-19

Megapolitan
Ragam Hukuman 'Nyeleneh' bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Ragam Hukuman "Nyeleneh" bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Megapolitan
5 Fakta Terbaru Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182, Diperpanjang 3 Hari hingga 34 Korban Teridentifikasi

5 Fakta Terbaru Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182, Diperpanjang 3 Hari hingga 34 Korban Teridentifikasi

Megapolitan
Pengelola Gedung Tidak Kantongi Izin, Resepsi Pernikahan di Koja Dibubarkan

Pengelola Gedung Tidak Kantongi Izin, Resepsi Pernikahan di Koja Dibubarkan

Megapolitan
Update Kondisi Pandemi di Jakarta: Antre di RS Rujukan hingga Prosedur Isolasi Mandiri

Update Kondisi Pandemi di Jakarta: Antre di RS Rujukan hingga Prosedur Isolasi Mandiri

Megapolitan
Kesulitan TPU Jombang Kelola Limbah APD, Tak Diperhatikan Pemkot hingga Dibakar Mandiri

Kesulitan TPU Jombang Kelola Limbah APD, Tak Diperhatikan Pemkot hingga Dibakar Mandiri

Megapolitan
Hingga Akhir Bulan Ini, Ada Uji Emisi Gratis di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakbar

Hingga Akhir Bulan Ini, Ada Uji Emisi Gratis di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakbar

Megapolitan
Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Dihukum Berdoa di Makam Jenazah Pasien Covid-19, Warga: Mendingan Disuruh Push Up!

Dihukum Berdoa di Makam Jenazah Pasien Covid-19, Warga: Mendingan Disuruh Push Up!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X