Kena Razia, Pelajar di Bekasi Pulang Naik Angkot

Kompas.com - 13/09/2013, 19:39 WIB
Polisi menilang salah satu pelajar di bilangan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2013). Dari razia tersebut, polisi menilang 35 pelajar yang mengemudi tanpa SIM. KOMPAS.COM/RATIH WINANTI RAHAYUPolisi menilang salah satu pelajar di bilangan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2013). Dari razia tersebut, polisi menilang 35 pelajar yang mengemudi tanpa SIM.
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Puluhan pelajar pengendara sepeda motor terjaring razia gabungan aparat Satlantas Polresta Bekasi Kota dan petugas Dinas Pendidikan Kota Bekasi di Jalan Sersan Aswan, dekat lapangan Multiguna, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (13/9/2013).

Banyak pelajar merasa razia dilakukan mendadak tanpa pemberitahuan lebih dulu. Sejumlah pelajar juga kecewa karena mereka terpaksa harus pulang naik angkot. Salah satunya Sintia (16), pelajar yang mengaku sudah mengendarai sepeda motor sejak awal masuk SMA.

"Rumah saya jauh, di Tambun, naik angkot ribet," tutur siswi kelas XII SMA Bani Saleh, Bekasi.

Romi (13), pelajar lainnya, juga ditilang. Sepeda motor Honda Karisma bernomor polisi B 6157 KEE yang dikendarainya diamankan polisi ke Polresta Bekasi Kota. Bukan hanya tak memiliki SIM, saat terjaring razia dia juga tak mengenakan helm.

"Cuma mau latihan bola, lagian rumahnya juga dekat," kata pelajar kelas VII SMPN 11 Kota Bekasi.

Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa Lalu Lintas Satlantas Polresta Kota Bekasi, AKP Susilowati, mengatakan, razia sudah ketiga kalinya dilakukan dalam pekan ini. "Hari ini saja sudah ada sekitar 25 pelajar yang terjaring. Kalau digabung hari sebelumnya ada 100-an lebih yang terjaring," ungkapnya.

Umumnya, kata Susilowati, para pelajar yang terjaring razia tak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Mereka diberi surat tilang, sementara sepeda motor yang terjaring razia dibawa ke Polresta Bekasi Kota.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Megapolitan
Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Megapolitan
Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Megapolitan
2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Megapolitan
Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Megapolitan
Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Megapolitan
Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Megapolitan
Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Megapolitan
Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Megapolitan
Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Megapolitan
Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Megapolitan
Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X