Kompas.com - 17/09/2013, 13:28 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Gubernur Bangkok Sukhumband Paribatra (dari kanan ke tengah) melakukan pertemuan di Balaikota, Jakarta. Mereka saling belajar penyelesaian permasalahan yang ada di masing-masing kotanya. Fabian Januarius KuwadoGubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Gubernur Bangkok Sukhumband Paribatra (dari kanan ke tengah) melakukan pertemuan di Balaikota, Jakarta. Mereka saling belajar penyelesaian permasalahan yang ada di masing-masing kotanya.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Terkait kemacetan, Bangkok dan Jakarta mempunyai masalah yang sama. Saat Gubernur Bangkok M R Sukhumbhand Paribatra menemui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dia mengaku teringat kemacetan di Bangkok.

"Saya sering ke Jakarta. Saya cinta kota ini. Tetapi, Jakarta mengingatkan saya akan kemacetan di Bangkok," ujar Sukhumbhand di Balaikota Jakarta, Selasa (17/9/2013).

Ia mengaku mengapresiasi pertemuannya pertamanya dengan Joko Widodo. Meski belum ada kerja sama secara konkret antara kedua kota tersebut, Sukhumbhand mengaku tertarik untuk melakukan kerja sama dengan Gubernur DKI. Kerja sama yang diliriknya antara lain di bidang pariwisata dan pendidikan, yakni melalui pertukaran pelajar serta program pengurai kemacetan lain.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi menjelaskan pertemuannya dengan Gubernur Bangkok tersebut adalah untuk menyambut First Meeting of Governor and Mayor ASEAN di Jakarta yang diselenggarakan pada 2015.

Namun, Jokowi mengaku tidak ada hal spesifik yang dibicarakan dengan Sukhumbhand. "Intinya saling belajar karena problemnya hampir sama. Tapi, di sana sudah selesai, maka kita mau belajar cara-cara penyelesaiannya," lanjutnya.

Pertemuan antara dua Gubernur itu berlangsung sekitar satu jam, yakni dari pukul 11.00 hingga pukul 12.00. Pertemuan yang dilangsungkan secara tertutup tersebut juga didampingi sejumlah pejabat lain, yakni Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Arie Budiman, Kepala Biro Kepala Daerah dan Hubungan Luar Negeri DKI Heru Budi Hartono, dan lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Megapolitan
Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Megapolitan
Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Megapolitan
Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng Lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng Lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Megapolitan
Punya Target Terbanyak di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 di Cengkareng Kini Sudah 45 Persen

Punya Target Terbanyak di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 di Cengkareng Kini Sudah 45 Persen

Megapolitan
Januari hingga Juni 2021 Terjadi 161 Kebakaran di Jakarta Barat

Januari hingga Juni 2021 Terjadi 161 Kebakaran di Jakarta Barat

Megapolitan
Korban Pungli Bansos Tarik Omongan, Pemkot Tangerang Tetap Teruskan Penyelidikan

Korban Pungli Bansos Tarik Omongan, Pemkot Tangerang Tetap Teruskan Penyelidikan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kecamatan Cengkareng Menurun, Sudah Tak Ada Lagi Zona Merah

Kasus Covid-19 di Kecamatan Cengkareng Menurun, Sudah Tak Ada Lagi Zona Merah

Megapolitan
Pemalsu Tabung Oksigen Pakai Apar Sudah Jual 20 Unit Melalui Medsos

Pemalsu Tabung Oksigen Pakai Apar Sudah Jual 20 Unit Melalui Medsos

Megapolitan
Depot Isi Ulang Oksigen di Matraman Terapkan Bayar Suka Rela, Pemilik: Ujian bagi Saya

Depot Isi Ulang Oksigen di Matraman Terapkan Bayar Suka Rela, Pemilik: Ujian bagi Saya

Megapolitan
Tak Ada Pengawasan, Masjid di Ciputat Leluasa Gelar Shalat Jumat Saat PPKM Level 4

Tak Ada Pengawasan, Masjid di Ciputat Leluasa Gelar Shalat Jumat Saat PPKM Level 4

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu Tabung Oksigen yang Dimodifikasi dari Apar

Polisi Tangkap Pemalsu Tabung Oksigen yang Dimodifikasi dari Apar

Megapolitan
Pengakuan Warga Utan Panjang yang Ikut Vaksinasi Covid-19 Demi Dapat Bansos

Pengakuan Warga Utan Panjang yang Ikut Vaksinasi Covid-19 Demi Dapat Bansos

Megapolitan
Proyek MRT, Tugu Jam Thamrin Dipindahkan Sementara Oktober 2021

Proyek MRT, Tugu Jam Thamrin Dipindahkan Sementara Oktober 2021

Megapolitan
PPKM di Jakarta, Penumpang Harian MRT Turun 80 Persen Selama Juli 2021

PPKM di Jakarta, Penumpang Harian MRT Turun 80 Persen Selama Juli 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X