Diperiksa Polisi, Vanny Masih "Fly" - Kompas.com

Diperiksa Polisi, Vanny Masih "Fly"

Kompas.com - 17/09/2013, 15:48 WIB
KOMPAS TV Vanny Rossyane saat wawancara dengan KompasTV, Jumat (26/7/2013) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah ditangkap sedang menggunakan sabu, Vanny Rossyane langsung menjalani pemeriksaan penyidik Direktorat IV Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri. Pemeriksaan butuh waktu panjang mengingat mantan pacar terpidana mati kasus narkotika Freddy Budiman itu masih dalam pengaruh obat atau fly.

"Sekarang masih dilakukan pemeriksaan karena yang bersangkutan masih terpengaruh atau dalam pengaruh narkoba sehingga pemeriksaan diperlukan waktu lebih panjang supaya nanti seluruh proses dan pencocokan barang bukti, termasuk info yang perlu kita proses, dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Direktur IV Narkoba Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Arman Depari saat ditemui di Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2013).

Vanny ditangkap pada Senin (16/9/2013) sekitar pukul 22.30, di salah satu hotel di Jakarta Barat. Barang bukti yang disita saat penangkapan berupa narkotika jenis sabu dengan alat isapnya (bong) dan sebuah alat komunikasi.

"Barang bukti sedang dilihat, tapi tidak begitu banyak jumlahnya. Namun, perlu akurasi perhitungan dan apa saja yang bisa dimasukkan di berita acara pemeriksaan untuk kelengkapan berkas yang mungkin kita akan kenakan dalam proses penyidikan," ujarnya.

Arman menambahkan, penangkapan ini bukan hasil penyelidikan lama. Penangkapan ini merupakan hasil tindak lanjut laporan warga.

"Jadi ini bukan hasil penyelidikan. Ini info dari masyarakat yang ditindaklanjuti. Jadi bukan penyelidikan lama, setelah kita berada di tempat, penggeledahan, ternyata infonya benar. Yang bersangkutan sedang sendirian di kamar," ujarnya.


Hingga Selasa sore, pemeriksaan terhadap Vanny masih berlangsung di Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, Jakarta Timur.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Sumringahnya Mbah Amini dapat Bantuan 10 Kg Beras dari Pemerintah

Sumringahnya Mbah Amini dapat Bantuan 10 Kg Beras dari Pemerintah

Regional
Soal Konflik Warga dan Ahmadiyah, Lombok Timur Diminta Belajar dari Wonosobo

Soal Konflik Warga dan Ahmadiyah, Lombok Timur Diminta Belajar dari Wonosobo

Nasional
Bersama Pangeran Harry, Meghan Berencana Jenguk Ayahnya di Meksiko

Bersama Pangeran Harry, Meghan Berencana Jenguk Ayahnya di Meksiko

Internasional
Makan Hewan Dilindungi, Seorang Pria Dipecat dari Pekerjaannya

Makan Hewan Dilindungi, Seorang Pria Dipecat dari Pekerjaannya

Internasional
Rusia Jadi Negara yang Secara Militer Paling Sulit Ditaklukkan

Rusia Jadi Negara yang Secara Militer Paling Sulit Ditaklukkan

Internasional
Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang, Para Penumpang Selamat

Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang, Para Penumpang Selamat

Regional
Plafon Mal Central Park Jebol karena Pipa Bocor, Sejumlah 'Tenant' Sempat Tergenang

Plafon Mal Central Park Jebol karena Pipa Bocor, Sejumlah "Tenant" Sempat Tergenang

Megapolitan
Setya Novanto Batal Dihadirkan Lagi dalam Sidang Fredrich Yunadi

Setya Novanto Batal Dihadirkan Lagi dalam Sidang Fredrich Yunadi

Nasional
Kelebihan Beban Truk 18 Ton Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Bumiayu Brebes

Kelebihan Beban Truk 18 Ton Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Bumiayu Brebes

Regional
Meraup Untung Usaha Gosok Keliling 'Gokil' di Bekasi...

Meraup Untung Usaha Gosok Keliling "Gokil" di Bekasi...

Megapolitan
Saiful Tewas Ditikam 4 Orang Mabuk Miras yang Tegur Suara Motor Korban

Saiful Tewas Ditikam 4 Orang Mabuk Miras yang Tegur Suara Motor Korban

Megapolitan
BI Kediri Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru Selama Ramadhan

BI Kediri Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru Selama Ramadhan

Regional
Belum Genap Sepekan Ramadhan, Polisi UEA Tangkap 91 Pengemis

Belum Genap Sepekan Ramadhan, Polisi UEA Tangkap 91 Pengemis

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Ho Chi Minh, Simbol Kemerdekaan Vietnam

Biografi Tokoh Dunia: Ho Chi Minh, Simbol Kemerdekaan Vietnam

Internasional
Menurut Novanto, Politisi PDI-P Arif Wibowo Terima Uang E-KTP 350.000 Dollar AS

Menurut Novanto, Politisi PDI-P Arif Wibowo Terima Uang E-KTP 350.000 Dollar AS

Nasional

Close Ads X