Kompas.com - 18/09/2013, 15:42 WIB
Direktorat Resnarkoba Polda Metro Jaya merilis barang bukti 10,576 kg sabu dan 500 butir ekstasi dengan nilai Rp 22 miliar dari tujuh orang tersangka, di kantor Dit Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2013). TRIBUNNEWS/HERUDINDirektorat Resnarkoba Polda Metro Jaya merilis barang bukti 10,576 kg sabu dan 500 butir ekstasi dengan nilai Rp 22 miliar dari tujuh orang tersangka, di kantor Dit Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2013).
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 8 kilogram narkoba jenis sabu dan 10.000 butir pil ekstasi dimusnahkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Rabu (18/9/2013).

Sabu senilai Rp 12 miliar yang dimusnahkan ini merupakan hasil tangkapan dari tiga tersangka, yakni DW, MT, dan ND, di salah satu hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada 18 Juli 2013 lalu.

Sementara 10.000 butir pil ekstasi yang dimusnahkan berasal dari hasil pengungkapan dengan dua tersangka pada Agustus lalu.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Anwar Effendi mengatakan, semua barang bukti yang dimusnahkan ini sudah memiliki ketetapan pengadilan.

"Karenanya, kita wajib melakukan pemusnahan," kata Anwar di sela-sela pemusnahan barang haram itu di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Pemusnahan barang bukti narkoba ini disaksikan perwakilan dari Kejati dan Pengadilan Tinggi Jakarta.

Sabu dimusnahkan dengan direndam di air yang dicampur soda dan dibuang ke saluran pembuangan. Sementara puluhan ribu ekstasi dimusnahkan dengan cara dihaluskan dengan blender.

Menurut Anwar, dari barang bukti yang dimusnahkan, pihaknya menyisihkan sebagian kecil barang bukti untuk penelitian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Narkoba jenis sabu yang dimusnahkan, menurut Anwar, adalah milik sindikat jaringan internasional yang beroperasi di Iran, Malaysia, dan Indonesia. "Narkoba didapat dari Iran dan dilempar ke Malaysia dan Indonesia," katanya.

Selain itu, kata Anwar, peredaran sabu jaringan ini terkait dengan salah satu napi di Lapas Cipinang sebagai pengendali. "Napi di LP Cipinang pengendalinya," kata Anwar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 2 Kasus Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh di Tangerang

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 2 Kasus Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh di Tangerang

Megapolitan
Minimarket di Condet Ambruk, Satu Orang Patah Tulang

Minimarket di Condet Ambruk, Satu Orang Patah Tulang

Megapolitan
Wagub DKI Singgung Masalah Listrik dan Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Ibu Kota

Wagub DKI Singgung Masalah Listrik dan Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Ibu Kota

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Wagub: Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta Segera Dibuka

Wagub: Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta Segera Dibuka

Megapolitan
Bermula Request Lagu lalu Cekcok, 3 Pengunjung Bar Dikeroyok Sekuriti di Gading Serpong

Bermula Request Lagu lalu Cekcok, 3 Pengunjung Bar Dikeroyok Sekuriti di Gading Serpong

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pengeroyok Pria yang Tewas di Gunung Antang, Jaktim

Polisi Tangkap 2 Pengeroyok Pria yang Tewas di Gunung Antang, Jaktim

Megapolitan
Update 17 Oktober: Ada 18.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 17 Oktober: Ada 18.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Megapolitan
Koni Kota Bekasi Akan Gelar Penyambutan untuk Atletnya yang Berlaga di PON XX Papua

Koni Kota Bekasi Akan Gelar Penyambutan untuk Atletnya yang Berlaga di PON XX Papua

Megapolitan
Holywings Cafe Kembali Digerebek karena Langgar PPKM, Kali ini di Cabang Tebet

Holywings Cafe Kembali Digerebek karena Langgar PPKM, Kali ini di Cabang Tebet

Megapolitan
Puluhan Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Dekat Mal Kalibata Dibubarkan Polisi

Puluhan Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Dekat Mal Kalibata Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Koni Kota Bekasi Sebut Perwakilannya Raih 34 Medali di PON XX Papua

Koni Kota Bekasi Sebut Perwakilannya Raih 34 Medali di PON XX Papua

Megapolitan
Wagub Sebut Ada Rencana Ruas Jalan di Jakarta Gunakan Nama Presiden Pertama Turki

Wagub Sebut Ada Rencana Ruas Jalan di Jakarta Gunakan Nama Presiden Pertama Turki

Megapolitan
Buntut Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Jakbar, 6 Orang Jadi Tersangka

Buntut Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Jakbar, 6 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.