Basuki Sedih Fauzi Bowo Ditolak Pelajar di Jerman - Kompas.com

Basuki Sedih Fauzi Bowo Ditolak Pelajar di Jerman

Kompas.com - 18/09/2013, 18:31 WIB
Kompas.com/SABRINA ASRIL Mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo disambut mantan pengurus PPI Bremen, Jerman di Kompleks Parlemen, Rabu (18/9/2013). Fauzi hadir untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon Duta Besar Jerman.

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sedih mengetahui Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman menolak pencalonan mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menjadi Duta Besar (Dubes) RI untuk Jerman. "Ya, sih, agak sedih juga," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (18/9/2013).

Menurut Basuki, pemilihan Fauzi Bowo sebagai calon dubes RI di Jerman sudah tepat. Basuki berpendapat bahwa pria yang akrab disapa Foke itu sangat mengenal kondisi Jerman karena Foke pernah menjalani studi di sana.

"Kalau kirim dubes kan lebih baik kirim orang yang mengenal budaya Jerman. Kalau tanya saya, ya, saya jawabnya begitu," kata Basuki.

Tak pantas jadi representasi

Pencalonan Foke sebagai Dubes Jerman ditolak oleh PPI di Jerman. Penolakan itu antara lain terkait kampanye hitam berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012. PPI Jerman menganggap Foke terlibat dalam kampanye berbau SARA yang menyerang Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Apa yang dilakukan Fauzi Bowo jelas bertentangan dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Bagaimana mungkin seorang yang pernah tidak menjunjung tinggi nilai keragaman dipilih dan dicalonkan sebagai Dubes RI dan menjadi representasi NKRI di kancah internasional?" tulis PPI Jerman dalam surat yang ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Ketua DPR Marzuki Alie, dan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq.

Selain itu, PPI Jerman juga menyinggung program Jakarta-Berlin Sister City. PPI Jerman menilai, sebagai gubernur periode 2007-2012, Foke memiliki kesempatan besar untuk menggunakan pengetahuannya mengenai Jerman untuk meningkatkan pembangunan di Jakarta. "Namun, selama program ini berlangsung, kami tidak melihat hasil signifikan yang dapat dimanfaatkan dari hubungan tersebut untuk kemajuan pembangunan di Jakarta," sebut PPI.

PPI juga mengingatkan bahwa dubes memiliki peranan penting dan strategis untuk meningkatkan kerja sama dengan negara sahabat. Jadi, tugas dubes seharusnya diberikan kepada orang yang berkompeten dalam bidang diplomasi dan memiliki dedikasi tinggi dalam melayani dan melindungi WNI.

"Kami melihat posisi penting ini sering kali menjadi komoditas politik dari para pemangku kebijakan. Kami berpendapat bukan tugas presiden untuk mencarikan pekerjaan bagi seseorang yang telah kehilangan kepercayaan di kota yang pernah dipimpinnya," sebut PPI.


EditorLaksono Hari Wiwoho
Komentar

Terkini Lainnya

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Regional
Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Nasional
Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Nasional
Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Internasional
Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Internasional
Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

BrandzView
KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

Nasional
Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Nasional
Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Regional
Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Megapolitan
Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

Nasional
Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

Internasional
Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Nasional
Amien Rais Sebut Elektabilitas Jokowi Turun, Ini Kata Golkar

Amien Rais Sebut Elektabilitas Jokowi Turun, Ini Kata Golkar

Nasional
Hujan Deras Beberapa Jam, Cianjur Selatan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor

Hujan Deras Beberapa Jam, Cianjur Selatan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor

Regional

Close Ads X