Kompas.com - 18/09/2013, 22:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) berbincang-bincang dengan kepala daerah negara-negara di ASEAN dalam Meeting of the Governors/Majors of the Capitals of ASEAN di Hotel JW Marriot Jakarta, Rabu (18/9/2013). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) berbincang-bincang dengan kepala daerah negara-negara di ASEAN dalam Meeting of the Governors/Majors of the Capitals of ASEAN di Hotel JW Marriot Jakarta, Rabu (18/9/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merasa tidak lagi malu menceritakan kondisi transportasi Jakarta kepada pemimpin daerah di negara lain. Hal itu dikarenakan dua moda transportasi, yakni mass rapid transit atau MRT dan monorel, dipastikan dibangun pada tahun ini.

"Saya tadi bicara kok, dengan bangga saya bilang sudah dimulai semuanya, he-he-he," ujar Jokowi seusai Meeting of the Governors/Majors of the Capitals ASEAN di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2013) sore.

Dulu Jokowi kurang percaya diri jika bertemu kepala daerah negara lain, terutama jika membahas fasilitas transportasi di Ibu Kota. Meski MRT dan monorel sudah direncanakan sejak belasan tahun lalu, pembangunannya tidak kunjung dilakukan. Negara-negara lain yang perencanaannya lebih muda justru sudah memilikinya.

"Kalau ketemu sama gubernur negara lain, mereka sudah cerita MRT, monorel. Lah kita, mau cerita bus saja enggak bisa. Masak cerita kopaja," ujarnya.

Jokowi paling aktif

Acara pertemuan kepala daerah se-ASEAN dihadiri delegasi dari Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Masing-masing negara membawa 11 delegasi di mana satu di antaranya adalah kepala daerah.

Seusai acara yang dilangsungkan secara tertutup tersebut, Kepala Biro Daerah dan Hubungan Luar Negeri DKI Heru Budi Hartono mengatakan, Jokowi sangat memanfaatkan forum kepala daerah itu untuk bertukar pikiran. "Beliau tadi sangat aktif baik saat menyampaikan ide-ide, gagasan, atau bertanya," ujar Heru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih jauh, Heru mengklaim bahwa pertemuan yang dilaksanakan untuk menyambut perdagangan bebas di negara-negara ASEAN pada 2015 itu mendapat respons positif dari peserta acara itu. Menurut peserta, jarang sekali ada forum antargubernur, khususnya di negara-negara Asia Tenggara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Komentar, Begini Sikap Dirut Transjakarta Ketika Ditanya Soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Tolak Komentar, Begini Sikap Dirut Transjakarta Ketika Ditanya Soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Megapolitan
Sudah Sepekan, Penyebab Kebakaran Gedung Cyber Belum Bisa Dipastikan

Sudah Sepekan, Penyebab Kebakaran Gedung Cyber Belum Bisa Dipastikan

Megapolitan
Kala Warga di Sekitar Masjid Wal Adhuna Terbiasa Kena Banjir: Sudah Kenyang Kebanjiran, Enggak Kaget Lagi

Kala Warga di Sekitar Masjid Wal Adhuna Terbiasa Kena Banjir: Sudah Kenyang Kebanjiran, Enggak Kaget Lagi

Megapolitan
Puslabfor Olah TKP Lokasi Kebakaran di Tambora Jakarta Barat

Puslabfor Olah TKP Lokasi Kebakaran di Tambora Jakarta Barat

Megapolitan
Polisi Tagih Janji Transjakarta Implementasikan Rekomendasi Antisipasi Kecelakaan

Polisi Tagih Janji Transjakarta Implementasikan Rekomendasi Antisipasi Kecelakaan

Megapolitan
Hilang Kendali, Pengendara Motor Tewas Terjatuh di Cengkareng

Hilang Kendali, Pengendara Motor Tewas Terjatuh di Cengkareng

Megapolitan
Sumur Resapan di Bona Indah Jebol Saat Dilintasi Mobil, Kontraktor: Coran Masih Basah

Sumur Resapan di Bona Indah Jebol Saat Dilintasi Mobil, Kontraktor: Coran Masih Basah

Megapolitan
Sumur Resapan di Bona Indah yang Jebol Saat Dilintasi Mobil Kini Ditutup Pelat Baja

Sumur Resapan di Bona Indah yang Jebol Saat Dilintasi Mobil Kini Ditutup Pelat Baja

Megapolitan
Satu Mafia Tanah di Jaktim Ditangkap, Sudah Raup Miliaran Rupiah dan Jerat Tiga Korban

Satu Mafia Tanah di Jaktim Ditangkap, Sudah Raup Miliaran Rupiah dan Jerat Tiga Korban

Megapolitan
Teguran Jokowi yang Bikin Polisi Gerak Cepat, dari Masalah Pinjol hingga Ormas

Teguran Jokowi yang Bikin Polisi Gerak Cepat, dari Masalah Pinjol hingga Ormas

Megapolitan
Polisi Sebut Jeff Smith Konsumsi Narkoba LSD sejak 3 Bulan Lalu, 4 Lembar Sehari

Polisi Sebut Jeff Smith Konsumsi Narkoba LSD sejak 3 Bulan Lalu, 4 Lembar Sehari

Megapolitan
Mobil yang Terperosok Sumur Resapan di Bona Indah Milik Politisi PSI Isyana Bagoes Oka

Mobil yang Terperosok Sumur Resapan di Bona Indah Milik Politisi PSI Isyana Bagoes Oka

Megapolitan
Apa Itu LSD? Narkoba yang Digunakan Pesinetron Jeff Smith

Apa Itu LSD? Narkoba yang Digunakan Pesinetron Jeff Smith

Megapolitan
Pura-pura Jadi Pembeli, Dua Pria Curi Ponsel di Sebuah Kios di Tanjung Priok

Pura-pura Jadi Pembeli, Dua Pria Curi Ponsel di Sebuah Kios di Tanjung Priok

Megapolitan
Gardu PP di Rawamangun Dibongkar, Ketua RW Sebut Saat Dibangun Tak Lapor

Gardu PP di Rawamangun Dibongkar, Ketua RW Sebut Saat Dibangun Tak Lapor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.