Jakarta Timur Belum Siap Gelar Pasar Malam

Kompas.com - 21/09/2013, 16:16 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo bersama  Walikota dan Wakil Walikota Jakarta Timur, H.R. Krisdianto (kedua dari kiri) dan Husein Murad (kiri) mendengarkan penjelasan dari sekretaris RW 05, Asit Faisal, saat berkeliling kampung usai pelantikan wali kota dan wakil walikota di lapangan sepak bola Kampung Pulo Jahe, RT 07 RW 5 Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (20/12). Selain untuk mengingatkan bahwa pejabat harus melayani masyarakat, pelantikan yang dilakukan di kampung kumuh itu juga agar pejabat terkait mengetahui permasalahan yang dihadapi warga.

Kompas/Wisnu Widiantoro (NUT)
20-12-2012 WISNU WIDIANTOROGubernur DKI Jakarta, Joko Widodo bersama Walikota dan Wakil Walikota Jakarta Timur, H.R. Krisdianto (kedua dari kiri) dan Husein Murad (kiri) mendengarkan penjelasan dari sekretaris RW 05, Asit Faisal, saat berkeliling kampung usai pelantikan wali kota dan wakil walikota di lapangan sepak bola Kampung Pulo Jahe, RT 07 RW 5 Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (20/12). Selain untuk mengingatkan bahwa pejabat harus melayani masyarakat, pelantikan yang dilakukan di kampung kumuh itu juga agar pejabat terkait mengetahui permasalahan yang dihadapi warga. Kompas/Wisnu Widiantoro (NUT) 20-12-2012
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Wali Kota Jakarta Timur, H.R Krisdianto, mengatakan masih belum siap menggelar pasar malam yang bakal digelar di wilayahnya. Ia mengatakan masih akan mengkaji konsep tersebut. Selain itu, ia mengaku belum menentukan lokasi yang tepat untuk pasar malam.

"Masih kita kaji lagi supaya tidak makin menjamur pedagang kaki limanya. Jangan sampai setelah diadakan pasar malam, PKL malah meningkat," kata Krisdianto saat membuka acara Festival Wisata Jatinegara di Pasar Rawabening, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (21/9/2013).

Krisdianto menambahkan, ia akan memilih lokasi pasar malam yang tak jauh di permukiman padat penduduk. Ia juga masih menunggu petunjuk Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, untuk mengadakan kegiatan pasar malam di setiap wilayah tersebut.

"Saya belum tahu petunjuk Gubernur, apakah satu wilayah satu pasar malam atau satu kecamatan satu. Hari Senin nanti dirapatkan dengan Pak Gubernur. Pak Gubernur akan meminta masukan dari setiap wilayah mengenai pasar malam," ujarnya.


Sebelumnya, Jokowi berencana untuk mengadakan pasar malam di setiap wilayah. Pasar malam tersebut terinspirasi dari Pasar Malam Ngarsopuro, Surakarta, yang selalu diadakan setiap tahun. Hal ini bertujuan menyediakan ruang bagi para PKL untuk menjajakan barang-barang dagangannya. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta sedang mengkaji acara pasar malam tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerindra: Riza Patria Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri dari DPR untuk Syarat Cawagub

Gerindra: Riza Patria Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri dari DPR untuk Syarat Cawagub

Megapolitan
Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

Megapolitan
8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

Megapolitan
Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Megapolitan
300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

Megapolitan
BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

Megapolitan
Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Megapolitan
9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

Megapolitan
Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Megapolitan
Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Megapolitan
Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Megapolitan
Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Megapolitan
Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Megapolitan
Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X