Kompas.com - 22/09/2013, 12:47 WIB
EditorLaksono Hari Wiwoho
JAKARTA, KOMPAS.com — Korban kecelakaan karambol di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (22/9/2013) subuh, bertambah menjadi dua orang. Seorang korban meninggal dunia setelah dibawa ke RS Patria IKKT, Slipi.

"Jadi dua (tewas), satu meninggal dunia di TKP dan satu meninggal di RS Patria IKKT," ujar Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hindarsono, Minggu (22/9/2013).

Korban yang tewas di lokasi kejadian bernama Fikri Ramadhoni (21), warga Jalan Sumur Natu RT 01 RW 05, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Adapun yang meninggal di RS Patra Ika bernama Sabila Yasaroha Aslaha (17), warga Gang L RT 02 RW 05, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Hindarsono menuturkan, kejadian berawal saat mobil Toyota Altis bernomor polisi B 1469 NBB yang dikemudikan David (22) tengah melaju dari arah selatan ke utara. Setelah melewati putaran dekat lampu rambu lalu lintas Jalan Asia Afrika, karena kurang hati-hati, mobil tersebut menabrak pejalan kaki. Mobil tersebut juga menabrak sedan Honda Accor bernopol B 8049 AG dan membentur sedan Toyota Vios bernopol B 71 AL serta sedan Mercedes Benz bernopol B 2345 KA.

Selain dua korban tewas, kecelakaan tersebut juga menyebabkan beberapa korban terluka, yakni Risqi Anisa (penumpang mobil Vios), yang dirawat RS Mintoharjo; Ruli Indra Gartika (pejalan kaki), dirawat di RS Pertamina; Fran Yanuar Indra Putra (pengemudi Vios sedang parkir), dirawat di RS Mintoharjo; Riska Dinda Maulina (pejalan kaki), dirawat di RS Patria IKKT; serta Ristia Ramadan Rendika (pejalan kaki) dirawat di RS Patria IKKT.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Megapolitan
Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Megapolitan
Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Megapolitan
Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

Megapolitan
Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Megapolitan
Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Megapolitan
Kala Anies Dipanggil KPK karena Kasus Korupsi Anak Buahnya

Kala Anies Dipanggil KPK karena Kasus Korupsi Anak Buahnya

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Penyebab Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Akan Selidiki Penyebab Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
UPDATE 21 September: Tambah 12 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 21 September: Tambah 12 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 21 September: 32 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

UPDATE 21 September: 32 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

Megapolitan
Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Megapolitan
Informasi Lengkap Seputar Rencana Penerapan Ganjil Genap di Margonda Depok

Informasi Lengkap Seputar Rencana Penerapan Ganjil Genap di Margonda Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.