Kompas.com - 23/09/2013, 20:07 WIB
|
EditorEko Hendrawan Sofyan


JAKARTA, KOMPAS.com —
Jam wajib belajar bagi pelajar di DKI Jakarta tampaknya tak hanya sekadar wacana. Dalam waktu dekat, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan melaksanakan uji coba penerapannya pada 10 RT di DKI Jakarta.

"Satu wilayah ada dua RT. Saya enggak mau menyeluruh. Mau lihat dulu akan kayak gimana," ujar Jokowi di Balaikota pada Senin (23/9/2013).

Pengawasannya, lanjut Jokowi, diserahkan pada perangkat pemerintahan seperti lurah, camat, aparat Satuan Polisi Pamong Praja, RT, dan RW.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan ketua RT dan perangkat lain terkait.

Hal itu dilakukan agar penerapan wajib jam belajar tersebut berjalan dengan baik. "Teknisnya, pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB, anak-anak belajar. Masyarakat dan perangkat tadi mendampingi prosesnya," ujar Taufik.

Jika tak ada halangan, maka Taufik memastikan akan memulai program tersebut pada Oktober 2013. Ia berharap, program tersebut dapat diterima dan berjalan baik di masyarakat.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.