Pelajar Waduk Ria Rio Akan Dipindah ke Sekolah Dekat Rusun

Kompas.com - 28/09/2013, 12:06 WIB
Taman di sisi selatan Waduk Ria Rio, Pulogadung, Jakarta Timur, dilengkapi dengan trek pejalan kaki serta bangku taman seperti tampak pada Jumat (27/9/2013). KOMPAS.com/ROBERTUS BELARMINUSTaman di sisi selatan Waduk Ria Rio, Pulogadung, Jakarta Timur, dilengkapi dengan trek pejalan kaki serta bangku taman seperti tampak pada Jumat (27/9/2013).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga sekitar Waduk Ria Rio, Kayu Putih, Jakarta Timur, yang masih bersekolah, jika mau akan dipindahkan ke sekolah yang dekat dengan lokasi relokasi di Rumah Susun Pinus Elok.

Hal itu dikatakan Camat Pulogadung Teguh Hendarwan saat ditemui di Kecamatan Pulogadung, Sabtu (28/9/2013). Tujuan pemindahan sekolah itu adalah agar mereka dapat bersekolah di dekat tempat tinggal mereka yang baru.

"Menyangkut relokasi, tidak hanya warga, tapi juga anak sekolahnya. Kita sudah sampaikan ke Gubernur ke mana mereka dipindahkan. Yang pasti sekolah terdekat dengan rusun (Pinus Elok)," kata Teguh Hendarwan.

Tercatat, sebanyak 205 warga sekitar Waduk Ria Rio yang masih mengenyam bangku sekolah. Mereka terdiri dari 113 siswa SD, 41 siswa SMP, dan 51 siswa SMA. Mereka juga turut dipindahkan mengingat jauhnya jarak antara Waduk Ria Rio, Kayu Putih, Jakarta Timur dan tempat perelokasian di Rumah Susun Pinus Elok, Penggilingan, Jakarta Timur.

Hari ini sedang dilakukan pengundian untuk menempati unit Rusun Pinus Elok di Kantor Kecamatan Pulogadung. 203 unit rusun telah disiapkan untuk menampung warga sekitar Waduk Ria Rio.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Ingin Pelajar Ikut Bahas Permasalahan Bangsa seperti Isu UU Cipta Kerja

Anies Ingin Pelajar Ikut Bahas Permasalahan Bangsa seperti Isu UU Cipta Kerja

Megapolitan
Cegah Pelajar Ikut Demo, Polda Metro Panggil Kepala Sekolah Se-Jabodetabek

Cegah Pelajar Ikut Demo, Polda Metro Panggil Kepala Sekolah Se-Jabodetabek

Megapolitan
25 Rumah di Belakang Senayan City Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

25 Rumah di Belakang Senayan City Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Melukai Seorang Ibu di JPO TB Simatupang, Perampok Ditangkap Warga

Melukai Seorang Ibu di JPO TB Simatupang, Perampok Ditangkap Warga

Megapolitan
Libur Panjang, Simak Persyaratan Dokumen Perjalanan yang Perlu Disiapkan di Bandara Soekarno-Hatta

Libur Panjang, Simak Persyaratan Dokumen Perjalanan yang Perlu Disiapkan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Sekel Gondangdia Terkejut Temukan Ular Sanca 2 Meter di Kolong Meja Ruangannya

Sekel Gondangdia Terkejut Temukan Ular Sanca 2 Meter di Kolong Meja Ruangannya

Megapolitan
Pemprov DKI Hanya Mampu Awasi Ruang Publik, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan di Rumah

Pemprov DKI Hanya Mampu Awasi Ruang Publik, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan di Rumah

Megapolitan
Bunuh PSK yang Disewanya di Bekasi, Seorang Pria Ditangkap

Bunuh PSK yang Disewanya di Bekasi, Seorang Pria Ditangkap

Megapolitan
Libur Panjang, Penumpang Kereta Diimbau Rapid Test H-1 Keberangkatan

Libur Panjang, Penumpang Kereta Diimbau Rapid Test H-1 Keberangkatan

Megapolitan
Jelang Libur Panjang, Anies Imbau Warga Tak Copot Masker Saat Kumpul Keluarga

Jelang Libur Panjang, Anies Imbau Warga Tak Copot Masker Saat Kumpul Keluarga

Megapolitan
Pemkot Depok Akan Sediakan Lebih dari 1.600 Titik Wifi Gratis di Setiap RW untuk Belajar Online

Pemkot Depok Akan Sediakan Lebih dari 1.600 Titik Wifi Gratis di Setiap RW untuk Belajar Online

Megapolitan
2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Puluhan WNA Lain Akan Dites Swab

2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Puluhan WNA Lain Akan Dites Swab

Megapolitan
Diminta Bongkar Bangunan di Bantaran Kali Poncol, Warga Diberi Waktu hingga Minggu Kedua November

Diminta Bongkar Bangunan di Bantaran Kali Poncol, Warga Diberi Waktu hingga Minggu Kedua November

Megapolitan
2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi di Tangsel

2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi di Tangsel

Megapolitan
Ini Kronologi WN Ghana Ditusuk hingga Tewas di Apartemen Kawasan Kebon Jeruk

Ini Kronologi WN Ghana Ditusuk hingga Tewas di Apartemen Kawasan Kebon Jeruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X