Kompas.com - 30/09/2013, 13:18 WIB
Suasana arus balik di H 3 Lebaran 1434 Hijriah tampak sepi di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (11/8/2013). Kepala Terminal Kalideres Hengki Sitorus memprediksi puncak arus balik terjadi setelah 17 Agustus 2013 mendatang. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaSuasana arus balik di H 3 Lebaran 1434 Hijriah tampak sepi di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (11/8/2013). Kepala Terminal Kalideres Hengki Sitorus memprediksi puncak arus balik terjadi setelah 17 Agustus 2013 mendatang.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk merevitalisasi 18 terminal yang ada di Ibu Kota menjadi seperti hotel bintang lima. Dari belasan terminal tersebut, tiga terminal besar yang juga direvitalisasi diprediksi bakal rampung pada 2015 mendatang.

Tiga terminal besar yang mesti rampung dua tahun mendatang adalah Terminal Pulogadung, Terminal Kampung Rambutan, dan Terminal Kalideres. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, revitalisasi terhadap tiga terminal besar tersebut akan dilakukan secara bertahap.

"Tahun depan ada yang multiyears. Tiga (terminal) yang harus selesai pada 2015, karena besar," kata Basuki di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/9/2013).

Dari 18 terminal, tiga terminal lainnya tidak masuk dalam revitalisasi yang menggunakan APBD karena bekerja dengan swasta. Tiga terminal itu adalah Terminal Lebak Bulus, Terminal Blok M, dan Terminal Cililitan. Sisanya, 15 terminal lainnya menggunakan APBD.

Menurut Basuki, untuk tahun 2013 ini, revitalisasi terhadap dua terminal sudah mulai berjalan. Dua terminal tersebut yakni Terminal Manggarai dan Terminal Kota. Basuki menyatakan, sisa 10 terminal lainnya diprediksi akan selesai direvitalisasi pada 2014 mendatang.

"Tahun depan mungkin semua, tinggal yang tiga yang harus selesai 2015," ujar suami Veronica Tan ini.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, alokasi dana untuk revitalisasi semua terminal tersebut mencapai Rp 1,7 triliun. Diharapkan, revitalisasi terminal tersebut akan mengubah wajah baru dari kondisi terminal yang selama ini tidak tertata baik. Hal ini, menurutnya, temasuk mengenai penempatan pedagang di terminal, tetapi merupakan pedagang yang lebih terkendali dan bersih.

"Jadi enggak kayak sekarang. Masa kamu mau terminal kayak kumuh, jadi negara terbelakang," ujar Pristono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Sebut Warga Lebih Senang Menonton, Wagub DKI: Perlu Ada Kampanye Membaca sejak Kecil

Megapolitan
DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

DPRD Depok Ajukan Interpelasi soal KDS, Wakil Wali Kota: Kami Siap Beri Keterangan

Megapolitan
Pemkot Tangerang Tengah Siapkan Situs PPDB Jenjang SD dan SMP

Pemkot Tangerang Tengah Siapkan Situs PPDB Jenjang SD dan SMP

Megapolitan
Upaya Pemprov DKI Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak di Jakarta

Upaya Pemprov DKI Cegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak di Jakarta

Megapolitan
Bocah Laki-laki Hilang Terbawa Arus Saat Berenang di Kali Perumahan Antilop Pondok Gede Bekasi

Bocah Laki-laki Hilang Terbawa Arus Saat Berenang di Kali Perumahan Antilop Pondok Gede Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Tunggu SE Kemendagri Sebelum Buat Aturan Penggunaan Masker

Wali Kota Tangerang Tunggu SE Kemendagri Sebelum Buat Aturan Penggunaan Masker

Megapolitan
Sudah Berdamai, Sekuriti yang Dianiaya Pacar Nindy Ayunda Cabut Laporan di Polsek Mampang

Sudah Berdamai, Sekuriti yang Dianiaya Pacar Nindy Ayunda Cabut Laporan di Polsek Mampang

Megapolitan
Permohonan Pembangunan JPO Cilenggang Disetujui, Desain Sedang Diproses

Permohonan Pembangunan JPO Cilenggang Disetujui, Desain Sedang Diproses

Megapolitan
Aktris Wanda Hamidah Dilaporkan Mantan Suaminya ke Polres Metro Depok...

Aktris Wanda Hamidah Dilaporkan Mantan Suaminya ke Polres Metro Depok...

Megapolitan
TPS Ilegal di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Ditutup, Diduga Sebabkan Gagal Panen

TPS Ilegal di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Ditutup, Diduga Sebabkan Gagal Panen

Megapolitan
Sambut Baik Pelonggaran Aturan Pakai Masker, Wali Kota Tangerang Minta Warga Bijak

Sambut Baik Pelonggaran Aturan Pakai Masker, Wali Kota Tangerang Minta Warga Bijak

Megapolitan
Pembagian Sembako di Bogor Berlangsung Ricuh Setelah Ditinggal Jokowi

Pembagian Sembako di Bogor Berlangsung Ricuh Setelah Ditinggal Jokowi

Megapolitan
2 Kurir Narkoba Diringkus Polisi Saat Lebaran, Selundupkan 21 Kg Ganja dari Sumatera

2 Kurir Narkoba Diringkus Polisi Saat Lebaran, Selundupkan 21 Kg Ganja dari Sumatera

Megapolitan
Penyakit Mulut dan Kuku Tak Menular ke Manusia, Ini Penjelasan Lengkap DKPKP DKI Jakarta

Penyakit Mulut dan Kuku Tak Menular ke Manusia, Ini Penjelasan Lengkap DKPKP DKI Jakarta

Megapolitan
Pembacokan Ibu Muda di Tangerang, Polisi: Satu Pelaku Sudah Keluar Masuk Penjara

Pembacokan Ibu Muda di Tangerang, Polisi: Satu Pelaku Sudah Keluar Masuk Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.