Hewan Kurban, Pengguna Musiman Trotoar

Kompas.com - 30/09/2013, 14:26 WIB
Mendekati Idul Adha yang jatuh pada tanggal 15 Oktober, para pedagang hewan kurban berdagang di pinggir jalan. Seperti di pinggir Jalan Tanjung Barat, terlihat gubuk-gubuk yang akan digunakan untuk berjualan kambing berjejer di samping halte Tanjung Mas, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2013) KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTIMendekati Idul Adha yang jatuh pada tanggal 15 Oktober, para pedagang hewan kurban berdagang di pinggir jalan. Seperti di pinggir Jalan Tanjung Barat, terlihat gubuk-gubuk yang akan digunakan untuk berjualan kambing berjejer di samping halte Tanjung Mas, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2013)
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua minggu sebelum Idul Adha, beberapa pedagang hewan kurban telah bermunculan. Trotoar yang sebenarnya merupakan hak pejalan kaki, disulap menjadi kandang sementara.

Salah satunya bisa dilihat di pinggiran Jalan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Tampak bangunan seperti gubuk untuk kandang hewan sudah berdiri.

"Kami berjualan di pinggir jalan untuk memudahkan pembeli, dan warga sini dalam mendapatkan hewan kurban," ujar Herman (31), pedagang kambing asal RT 03 RW 01 Tanjung Barat, Jagakarsa, Senin (30/9/2013).

Saat dijumpai, ia sedang membenahi gubuk yang akan digunakan berjualan hewan kurban yang rencananya akan dimulai pada 5 Oktober 2013. Ia menghabiskan dana sebesar Rp 1,5 juta untuk membangun gubuk tersebut. Terdapat tiga gubuk yang sudah berjejer di sepanjang jalan sekitar Halte Tanjung Mas, Tanjung Barat.

Herman mengaku telah meminta izin kepada Ketua RT setempat dan juga kelurahan. Namun, ia tidak meminta izin ke Polsek karena ia menggunakan pengamanan pribadi, tanpa melibatkan kepolisian.

Herman merasa kegiatan dia berjualan di trotoar tidaklah mengganggu jalan. Ia beranggapan jalan yang digunakan juga tidak sepenuhnya. Lagipula, kata dia, berdagang hewan kurban ini hanya dilakukan khusus Idul Adha saja, dan dalam jangka waktu yang singkat.

Menurut Jamal, ketua RT 04 RW 01, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, tidak pernah ada pedagang hewan kurban yang meminta izin padanya, walaupun mereka berdagang di sekitar wilayahnya. Memang, kata dia, dalam menyambut Idul Adha, biasanya pedagang hewan kurban berdagang di trotoar jalan, namun seusai momen Idul Adha ini mereka akan membereskan kembali bekas dagangan mereka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal di Bawah Umur Diduga Berkomplot dengan Pembegal Tentara di Bekasi

Begal di Bawah Umur Diduga Berkomplot dengan Pembegal Tentara di Bekasi

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

BMKG: Jakarta Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Muncul King of The King di Tangerang | Alasan Batalnya Donny Saragih Jadi Bos Transjakarta

[POPULER JABODETABEK] Muncul King of The King di Tangerang | Alasan Batalnya Donny Saragih Jadi Bos Transjakarta

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan yang Peras Korbannya dengan Menuduh Curi Motor, Satu Orang Buron

Polisi Tangkap Komplotan yang Peras Korbannya dengan Menuduh Curi Motor, Satu Orang Buron

Megapolitan
Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ketua DPRD DKI Sindir Uji Kelayakan Pemprov DKI

Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ketua DPRD DKI Sindir Uji Kelayakan Pemprov DKI

Megapolitan
Terpeleset ke Waduk Giri Kencana, Bocah di Cilangkap Tewas Tenggelam

Terpeleset ke Waduk Giri Kencana, Bocah di Cilangkap Tewas Tenggelam

Megapolitan
Perempuan Muda Mau Lompat dari Atas JPO Antasari, Warga Ramai-ramai Menggagalkan

Perempuan Muda Mau Lompat dari Atas JPO Antasari, Warga Ramai-ramai Menggagalkan

Megapolitan
Hakim Tolak Eksepsi Enam Aktivis Papua

Hakim Tolak Eksepsi Enam Aktivis Papua

Megapolitan
Pakar: Beraksi Depan Bocah, Ekshibisionis Bisa Ditangkap Tanpa Laporan

Pakar: Beraksi Depan Bocah, Ekshibisionis Bisa Ditangkap Tanpa Laporan

Megapolitan
Muncul 'Raja' Baru King of The King, Klaim Kuasai Rp 60.000 T dan Akan Lantik Presiden di Dunia

Muncul 'Raja' Baru King of The King, Klaim Kuasai Rp 60.000 T dan Akan Lantik Presiden di Dunia

Megapolitan
Polemik Pengangkatan Dirut Transjakarta, Fraksi PSI Ingatkan Tim Seleksi Harus Independen

Polemik Pengangkatan Dirut Transjakarta, Fraksi PSI Ingatkan Tim Seleksi Harus Independen

Megapolitan
Bajing Loncat di Cilincing Incar Truk-Truk dari Luar Kota

Bajing Loncat di Cilincing Incar Truk-Truk dari Luar Kota

Megapolitan
Belum Punya Ruang Isolasi, RSU Tangsel Bakal Rujuk Pasien Suspect Virus Corona

Belum Punya Ruang Isolasi, RSU Tangsel Bakal Rujuk Pasien Suspect Virus Corona

Megapolitan
Ditinggal Meliput, Mobil TVOne Dibobol Maling di Duren Sawit

Ditinggal Meliput, Mobil TVOne Dibobol Maling di Duren Sawit

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Monas Bukan Milik Jakarta Sendiri, tapi Enggak Ada Koordinasinya

Ketua DPRD DKI: Monas Bukan Milik Jakarta Sendiri, tapi Enggak Ada Koordinasinya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X