Perempuan Digorok di Kalibata City, Senjata Tajam Belum Ditemukan

Kompas.com - 01/10/2013, 02:43 WIB
Kamar di lantai 9 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, yang diduga menjadi lokasi penganiayaan terhadap perempuan sekaligus titik awal seorang lelaki melompat hingga jatuh di taman dan tewas, Senin (30/9/2013) malam. KOMPAS.com/Sabrina AsrilKamar di lantai 9 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, yang diduga menjadi lokasi penganiayaan terhadap perempuan sekaligus titik awal seorang lelaki melompat hingga jatuh di taman dan tewas, Senin (30/9/2013) malam.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Tim gabungan dari Polsek Metro Pancoran dan Polres Metro Jakarta Selatan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di tower Ebony, Kalibata City, Selasa (1/10/2013) dini hari. Ini adalah lokasi seorang pria diduga melompat dari lantai 9, sementara di sebuah kamar di lantai 9 ditemukan seorang perempuan dengan leher tergorok.

"Kami sudah selesai olah TKP. Belum menemukan senjata tajam," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Novi Nurohmad, di lokasi kejadian, Selasa dini hari. Lelaki yang tewas di taman Ebony tersebut diduga melompat dari kamar tempat perempuan dengan luka gorok di leher ditemukan, yakni di kamar E 09 AT.

Pada pintu kamar tersebut terlihat sidik jari bernoda darah. Di pintu kamar itu terdapat sedikit sidik jari bernoda darah. Kini perempuan itu sudah dilarikan ke RS Tria Dipa. Menurut Novi, saat ini polisi masih terus memastikan identitas kedua korban serta hubungan di antara keduanya.

Dari manajemen Kalibata City, kata Novi, diketahui kamar tersebut dimiliki oleh Olly Angela Wahyu. "Bisa jadi Olly itu korban perempuannya, tapi kami belum bisa pastikan," ucap Novi.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga sudah memintai keterangan saksi di lokasi kejadian. Saksi yang diminta keterangan antara lain dua orang petugas keamanan dan orang yang membawa korban perempuan ke rumah sakit.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X