Desember 2014, Tiga Lokasi Rusunawa di Jakbar Siap Huni

Kompas.com - 01/10/2013, 06:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendengarkan penjelasan mengenai pembangunan rumah susun sederhana sewa di Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (15/7/2013). Hari ini Jokowi melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda pembangunan rusunawa tersebut. KOMPAS.com/Fabian Januarius KuwadoGubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendengarkan penjelasan mengenai pembangunan rumah susun sederhana sewa di Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (15/7/2013). Hari ini Jokowi melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda pembangunan rusunawa tersebut.
Penulis Windoro Adi
|
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Akhir Desember 2014, tiga lokasi Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) di Jakarta Barat (Jakbar) siap huni. Ketiga kompleks Rusunawa tersebut adalah Rusunawa Tambora I dan 2 di Kecamatan Tambora, Rusunawa Daan Mogot Km 14 di Kecamatan Kalideres, dan Rusunawa KS Tubun di Kecamatan Palmerah.

Demikian disampaikan Kabid Bangunan Perumahan, Dinas Perumahan DKI, Sukmana saat ditemui di Rusunawa Tambora 1 dan 2, Senin (30/9/2013). Ia berharap, peletakan batu pertama Rusunawa Tambora I dan 2 akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Adha oleh Gubernur DKI Joko Widodo.

Empat belas bulan kemudian, Rusunawa tersebut diharapkan sudah bisa dihuni. "Tarif sewa ditentukan setelah ada penetapan mengenai persentase subsidi yang akan disiapkan Pemprov DKI. Tetapi sebagai gambaran, Pemprov umumnya memberi subsidi di atas 50 persen dari biaya sewa per unit," papar Sukmana.

Ditanya tentang Rusunawa Tambora tiga dan empat, Sukmana menjawab, "Untuk Rusunawa Tambora tiga dan empat hanya akan direnovasi saja karena masih layak huni". Lurah Angke Masyudhi yang juga hadir menambahkan, pekan ini, alat-alat berat mulai dikerahkan untuk membawa bahan-bahan bangunan.

Menyinggung soal Rusunawa Daan Mogot ia menjelaskan, saat ini sedang dibangun tanggul-tanggul urukan untuk meninggikan permukaan lahan. "Sudah 65 persen selesai," ucap Sukmana. Kompleks Rusunawa enam lantai dengan jumlah 640 unit ini bakal terdiri dari delapan blok. "Targetnya, Desember 2014, selesai dan bisa dihuni atau selambat-lambatnya di awal 2015," tutur Sukmana.

Ia juga menjelaskan rencana pembangunan rusunawa di KS Tubun di belakang Museum Tekstil. Rusunawa yang bakal berdiri di atas lahan seluas 1,3 hektar ini juga diharapkan siap huni pada Desember 2014. "Bulan ini mulai pancang tiang. Rusunawa bakal terdiri dari 530 unit," ucap Sukmana.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PAN Ini Pasang Wifi Gratis untuk Belajar Online di 7 Titik di Jakbar

Politisi PAN Ini Pasang Wifi Gratis untuk Belajar Online di 7 Titik di Jakbar

Megapolitan
Diduga Sebar Kebohongan Obat Covid-19, Anji Dilaporkan ke Polisi

Diduga Sebar Kebohongan Obat Covid-19, Anji Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Pemprov Jakarta Sebut Ganjil Genap Diterapkan untuk Paksa Warga Tetap di Rumah

Pemprov Jakarta Sebut Ganjil Genap Diterapkan untuk Paksa Warga Tetap di Rumah

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Bertambah 1, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Genap 600

UPDATE 3 Agustus: Bertambah 1, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Genap 600

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Bertambah 24, Kini Ada 572 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 3 Agustus: Bertambah 24, Kini Ada 572 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Sita 131 Kg Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah di Jakarta Selatan

Sita 131 Kg Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah di Jakarta Selatan

Megapolitan
Calon Pendamping Mohammad Idris di Pilkada 2020 Incar Swasta untuk Bangun Depok

Calon Pendamping Mohammad Idris di Pilkada 2020 Incar Swasta untuk Bangun Depok

Megapolitan
Polisi: 3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM dengan Obeng Belajar Melalui Media Sosial

Polisi: 3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM dengan Obeng Belajar Melalui Media Sosial

Megapolitan
3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Polisi, Diduga Sudah Beraksi 9 Kali

3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Polisi, Diduga Sudah Beraksi 9 Kali

Megapolitan
Dampingi Mohammad Idris di Pilkada 2020, IBH Ingin Pikat Pemilih 'Asli Depok dan Jawa'

Dampingi Mohammad Idris di Pilkada 2020, IBH Ingin Pikat Pemilih "Asli Depok dan Jawa"

Megapolitan
Kapolda Metro Jaya: Peredaran Narkoba saat Pandemi Covid-19 Cukup Tinggi

Kapolda Metro Jaya: Peredaran Narkoba saat Pandemi Covid-19 Cukup Tinggi

Megapolitan
Polisi Sebut Wilayah Pondok Gede dan Jatiasih Rawan Tawuran di Bekasi

Polisi Sebut Wilayah Pondok Gede dan Jatiasih Rawan Tawuran di Bekasi

Megapolitan
Imam Budi Hartono Klaim Sudah Disetujui Partai untuk Dampingi Idris di Pilkada Depok

Imam Budi Hartono Klaim Sudah Disetujui Partai untuk Dampingi Idris di Pilkada Depok

Megapolitan
Kali Jaletreng Tercemar karena Pembuangan Limbah, Dinas LH Tangsel Kecolongan

Kali Jaletreng Tercemar karena Pembuangan Limbah, Dinas LH Tangsel Kecolongan

Megapolitan
Polda Metro Ungkap 2.894 Kasus Narkotika Sepanjang Januari-Agustus 2020

Polda Metro Ungkap 2.894 Kasus Narkotika Sepanjang Januari-Agustus 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X