Malam Ini, Jenazah Holly Akan Dibawa ke Semarang

Kompas.com - 01/10/2013, 22:03 WIB
Jenazah Holly Angela Wahyu (36), korban pembunuhan di Apartemen
Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, saat dishalatkan oleh pihak keluarga di ruang jenazah RSCM, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2013) Alsadad RudiJenazah Holly Angela Wahyu (36), korban pembunuhan di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, saat dishalatkan oleh pihak keluarga di ruang jenazah RSCM, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2013)
|
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Jenazah Holly Angela Wahyu (36), yang diduga korban pembunuhan di kamar lantai 9 AT Tower Ebony, Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2013) dini hari, saat ini sudah dimasukkan ke dalam peti jenazah di ruang duka Cempaka,  Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Sejumlah kerabat terlihat hadir, bahkan tampak pula putri Holly, Caca, yang tiba dari Salatiga sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi. Caca terlihat begitu tegar saat mendampingi jasad sang ibu.

Hanya saja, Caca enggan berkomentar dan selalu menghindar saat ditanya wartawan. 

Berdasarkan informasi, dari salah seorang petugas administrasi kamar duka yang enggan disebutkan namanya, jenazah Holly akan dibawa pihak kerabat dari RSCM pada pukul 23.00 WIB menuju Semarang, Jawa Tengah. Menurut rencana, Holly akan dimakamkan di kampung halamannya, di Salatiga.

Seperti diberitakan, Holly ditemukan tewas dengan sejumlah luka di kamar lantai 9 AT Tower Ebony, Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2013) dini hari. Selain itu, seorang pria dengan tinggi 165 sentimeter dan berat badan di atas 80 kilogram tewas setelah terjun bebas dari kamar apartemen milik Holly.  Kematian pria tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan kematian Holly di dalam kamar apartemen. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 RW Zona Merah di Grogol Petamburan, PSBL Dipersempit ke Tingkat RT

2 RW Zona Merah di Grogol Petamburan, PSBL Dipersempit ke Tingkat RT

Megapolitan
PSBL di Pademangan Akan Terfokus pada Level RT

PSBL di Pademangan Akan Terfokus pada Level RT

Megapolitan
TMII Batasi Pengunjung Maksimal 20.000 Orang Per Hari Saat New Normal

TMII Batasi Pengunjung Maksimal 20.000 Orang Per Hari Saat New Normal

Megapolitan
PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

Megapolitan
Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Megapolitan
Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Megapolitan
Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Megapolitan
Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Megapolitan
PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

Megapolitan
Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Megapolitan
150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Megapolitan
Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Megapolitan
SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

Megapolitan
Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X