Basuki Berharap Inggris Sumbangkan Lahan Eks Kedubes

Kompas.com - 02/10/2013, 17:21 WIB
Petugas melakukan perawatan kamera CCTV di Kedubes Inggris, Jakarta, Selasa (21/7/2009). Hal ini dilakukan terkait teror bom di Mega Kuningan Jakarta yang terjadi empat hari yang lalu. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPetugas melakukan perawatan kamera CCTV di Kedubes Inggris, Jakarta, Selasa (21/7/2009). Hal ini dilakukan terkait teror bom di Mega Kuningan Jakarta yang terjadi empat hari yang lalu.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berharap agar lahan eks kantor Kedutaan Besar Inggris di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, disumbangkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lahan itu akan digunakan untuk penghijauan dan taman kota.

"Siapa tahu dia (Inggris) mau kasih gratis. Jadi, Inggris merasa, dengan ini green (penghijauan) untuk taman, enggak usah bayarlah, misalnya. Kan kita enggak tahu," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (2/10/2013).

Basuki berencana "menyulap" lahan tersebut menjadi taman di tengah kota. Taman itu akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas sehingga warga dapat menggunakannya untuk tempat berekreasi.

"Kalau ada sih keren, ya. Ada taman di tengah kota, full Wi-Fi, pohon besar gitu, kan. Duduk situ, lihatin air mancur, hahaha," ujarnya.

Hingga kini, Basuki belum mengetahui apakah gedung bekas Kedubes tersebut telah dijual atau belum. Namun, dia memperkirakan bahwa Inggris pasti akan menjual lahan tersebut. Jika benar demikian, kata Basuki, Pemprov DKI ingin membeli lahan bekas Kedubes Inggris tersebut. Pembelian lahan itu perlu melalui proses panjang, termasuk harus mengurusnya ke Kementerian Luar negeri.

Selain rencana tersebut, Pemprov DKI juga ingin membongkar pagar-pagar gedung perkantoran di sepanjang Jalan MH Thamrin-Sudirman. Pemprov DKI telah mengirimkan surat ke kedutaan besar negara sahabat dan kementerian di sepanjang jalan tersebut. Rencana itu diklaim bakal menguntungkan banyak pihak. Pemprov DKI berencana membuat sepanjang jalan itu sebagai tempat pasar malam selama 24 jam. Tempat itu akan disediakan untuk pedagang kaki lima (PKL) yang telah diseleksi dan dididik.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Masih Ramai, Camat Kembangan Mengaku Sulit Ajak Warga untuk Physical Distancing

Pasar Masih Ramai, Camat Kembangan Mengaku Sulit Ajak Warga untuk Physical Distancing

Megapolitan
Satu Mahasiswa IPB yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Satu Mahasiswa IPB yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Megapolitan
Pengedar Narkoba Tewas Ditembak Saat Kabur dari Kejaran Polisi

Pengedar Narkoba Tewas Ditembak Saat Kabur dari Kejaran Polisi

Megapolitan
Kemendagri: Waktu Pelantikan Riza Patria Sebagai Wagub DKI Kewenangan Istana

Kemendagri: Waktu Pelantikan Riza Patria Sebagai Wagub DKI Kewenangan Istana

Megapolitan
Batasi Aktivitas Warga, Pemkot Depok Batasi Jam Operasional Toko Swalayan

Batasi Aktivitas Warga, Pemkot Depok Batasi Jam Operasional Toko Swalayan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Siapkan Lahan 800 Meter Persegi untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

Pemkot Bekasi Siapkan Lahan 800 Meter Persegi untuk Makam Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siapkan Rp 98 Miliar untuk Tangani Dampak Covid-19

Pemkot Tangerang Siapkan Rp 98 Miliar untuk Tangani Dampak Covid-19

Megapolitan
Depok Kirim Usulan PSBB ke Ridwan Kamil Malam Ini

Depok Kirim Usulan PSBB ke Ridwan Kamil Malam Ini

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bangun Rumah Lawan Covid-19 untuk Tampung ODP Corona

Pemkot Tangsel Bangun Rumah Lawan Covid-19 untuk Tampung ODP Corona

Megapolitan
51 Kasus Positif Covid-19 di Tangerang, Pemkot Bagikan Masker Gratis

51 Kasus Positif Covid-19 di Tangerang, Pemkot Bagikan Masker Gratis

Megapolitan
[UPDATE]: Depok Tambah 6 Pasien Positif Covid-19, 5 Suspect Meninggal

[UPDATE]: Depok Tambah 6 Pasien Positif Covid-19, 5 Suspect Meninggal

Megapolitan
Update Covid-19 di Bekasi: 7 Pasien Positif Corona Meninggal

Update Covid-19 di Bekasi: 7 Pasien Positif Corona Meninggal

Megapolitan
1 Pasien Positif Covid-19 RSPI Sulianti Saroso Sembuh, 1 PDP Meninggal Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 RSPI Sulianti Saroso Sembuh, 1 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
Utamakan Pesanan APD, Konveksi Rumahan di Jakarta Pusat Rela Tunda Produksi Pakaian

Utamakan Pesanan APD, Konveksi Rumahan di Jakarta Pusat Rela Tunda Produksi Pakaian

Megapolitan
Ini Daftar Mal di Jakarta yang Tutup karena Pandemi Covid-19

Ini Daftar Mal di Jakarta yang Tutup karena Pandemi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X