JAKARTA, KOMPAS.com — Pelanggaran masih terjadi pada hari ke-16 penertiban parkir liar di Jakarta Pusat, Rabu (2/10). Tercatat 306 pengguna sepeda motor dan mobil melakukan pelanggaran di lima tempat yang dirazia. Selain di lokasi razia, pelanggaran parkir juga terjadi di banyak tempat.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat M Akbar mengatakan, penertiban akan terus dilakukan sampai pengguna kendaraan sadar dan tak lagi melakukan pelanggaran.

"Operasi yang kami lakukan memang masih kecil karena pelanggaran terjadi di banyak tempat. Pelanggaran juga sudah berlangsung lama sehingga untuk menumbuhkan kesadaran perlu upaya terus-menerus," ujarnya.

Dia mengakui ada keterbatasan personel jika dibandingkan dengan lokasi pelanggaran parkir. Setiap hari, sekitar 30 petugas dari Sudin Perhubungan Jakpus ditambah 10 orang dari Satuan Lalu Lintas Polres Jakpus melakukan penindakan.

Sepanjang Rabu, penindakan dilakukan di Jalan Wahid Hasyim di depan Pasar Metro Tanah Abang, Jalan Kebon Kacang, Jalan Wahid Hasyim Menteng, di bawah rel layang Stasiun Gondangdia, dan di Jalan Cikini Raya. Masih ada tempat lain yang tidak dirazia hari ini, tetapi terdapat banyak pelanggaran, seperti di Jalan Gunung Sahari dan Jalan Kramat Raya.

Penindakan yang dilakukan kemarin meliputi pencabutan pentil 267 sepeda motor, pencabutan pentil 16 mobil, serta penilangan 23 mobil dan sepeda motor. Penilangan dilakukan pihak kepolisian jika pengendara yang melanggar aturan parkir ada di lokasi.

Sepanjang September, tercatat 2.070 kendaraan di Jakpus ditindak karena melanggar aturan, antara lain aturan parkir dan kelengkapan surat-surat angkutan umum.

Operasi saat ini, ujar Akbar, belum menyentuh juru parkir di tempat-tempat parkir liar. Hal ini agak sulit dilakukan karena sebagian juru parkir tidak berseragam dan mereka kabur ketika petugas hendak menindak.

Paling tidak, kata Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Azas Tigor Nainggolan, razia cabut pentil terbukti cukup efektif menertibkan parkir di badan jalan. "Dari pantauan kami, beberapa titik yang padat parkir di atas badan jalan mulai berkurang," katanya.

Akan tetapi, tambah Azas Tigor, agar kebijakan itu lebih maksimal, razia cabut pentil perlu diikuti dengan penertiban juru parkir liar. Tidak sedikit juru parkir liar di badan jalan itu mengenakan seragam. Tidak sedikit pula pengendara memperoleh perlakuan tidak menyenangkan dari juru parkir liar.